| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 0,00%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

21 industri berhenti produksi, Kemperin minta kewenangan rekomendasi impor garam

Selasa, 13 Maret 2018 / 14:22 WIB

21 industri berhenti produksi, Kemperin minta kewenangan rekomendasi impor garam
ILUSTRASI. GARAM IMPOR
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lebih dari 21 industri pengguna garam dilaporkan berhenti produksi akibat kekurangan bahan baku garam industri.

"Industri kertas dan pengolah garam sudah banyak yang menghentikan produksinya karena kekurangan bahan baku garam," ujar Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA), Kementerian Perindustrian (Kemperin), Achmad Sigit Dwiwahjono kepada Kontan.co.id, Selasa (13/3).

Selain industri kertas, industri farmasi pun ikut kesulitan. Garam dalam industri farmasi digunakan sebagai campuran dalam cairan infus.

Belum dikeluarkannya izin impor garam industri bagi sejumlah industri membuat produksi terganggu. Sigit bilang terdapat industri farmasi yang produksinya berhenti.

"Industri farmasi yang memproduksi cairan infus di Surabaya menghentikan produksinya," terang Sigit.

Sebelumnya Kemperin telah memberikan data kebutuhan garam bagi industri. Berdasarkan data tersebut total kebutuhan garam industri selama tahun 2018 sebesar 3,7 juta ton.

Namun berdasarkan Undang-undang nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam, rekomendasi impor garam untuk kebutuhan industri memerlukan rekomendasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun, perbedaan data yang terjadi membuat impor garam terhambat.

Mengingat nilai ekonomi dari industri pengguna garam, Sigit bilang Kemperin menginginkan perbaikan rekomendasi. Nilai ekonomi industri pengguna garam mencapai Rp 1.200 triliun.

"Kami juga meminta agar kewenangan rekomendasi berada di Kemperin karena menyangkut sektor industri," jelasnya.

Asal tahu saja, sebelumnya KKP telah memberikan rekomendasi impor garam industri sebesar 1,8 juta ton. Rekomendasi tersebut dikeluarkan dengan menggunakan rekomendasi produksi dan kebutuhan garam tanpa melihat spesifikasi kebutuhan tiap industri.


Reporter: Abdul Basith
Editor: Sofyan Hidayat

GARAM

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0031 || diagnostic_api_kanan = 0.0493 || diagnostic_web = 0.2134

Close [X]
×