BISNIS WARALABA
Akan ada 100 waralaba asing datang tahun ini
Oleh Ayu Utami Larasati - Selasa, 07 Februari 2012 | 16:03 WIB

JAKARTA. Kondisi ekonomi yang membaik di Indonesia membuat pemilik waralaba asing tergiur berbisnis di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Amir Karamoy, Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI).
Amir memperkirakan, tahun ini akan ada 100 waralaba asing yang datang dan meramaikan waralaba di Indonesia. “Potensinya kedatangan waralaba asing itu semakin besar, apalagi krisis ekonomi di Eropa semakin meluas,” terang Amir di Jakarta, Selasa (7/2).
Sampai tahun 2011, WALI mencatat terdapat 400 waralaba asing yang sudah beroperasi di dalam negeri, yang berasal dari Korea Selatan, Australia, Amerika Serikat, dan Malaysia.
Alasan lain yang membuat waralaba asing tertarik ke Indonesia adalah, bisnis waralaba asing yang kian berkilau. Sebab, menurut Amir, waralaba asing lebih dipercaya oleh konsumen di dalam negeri daripada waralaba asli lokal.
Dalam perkiraan Amir, tahun 2011 lalu, omzet waralaba nasional bisa mencapai Rp 114 triliun. “60% dari omzet itu dikantongi waralaba asing, dan 40% milik waralaba lokal,” tambah Amir.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.