HARGA CPO
Akhir tahun, CPO bisa tembus US$ 1000 per ton
Oleh Fitri Nur Arifenie - Rabu, 22 Agustus 2012 | 14:32 WIB
JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan, harga kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) bisa naik pada akhir tahun. Diperkirakan, harga CPO bisa menembus harga US$ 1000 per ton.
Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif Gapki bilang, dalam beberapa bulan terakhir ini, harga CPO turun hingga level US$ 800 per ton. Harga diperkirakan naik lagi karena didorong berkurangnya produksi kedelai sebagai sumber minyak nabati lainnya. "Harga bisa menyentuh level US$ 1.000 per ton pada akhir tahun," jelas Fadhil baru-baru ini.
Ketua Bidang Pemasaran GAPKI, Susanto mengatakan, saat ini harga CPO berkisar antara US$ 896 hingga US$ 900 per ton. Ia memperkirakan, harga CPO rata-rata Agustus mencapai US$ 920 per ton. "Penyerahan September turun menjadi US$896 per ton dan penyerahan Oktober mendatang US$907 per ton. Artinya kami melihat tren Oktober (harga CPO) akan naik lagi,” kata Susanto.
Penurunan harga CPO itu, kata Susanto karena saat ini stok komoditas di Malaysia mencapai 2 juta ton. Ini merupakan stok tertinggi sejak tahun 2010. Melimpahnya stok di Malaysia itu mampu menekan harga CPO. Sementara itu, ekspor CPO Malaysia melemah.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
