Kontan News
  : WIB    --   
indikator  I  

BPOM Tarik Produk Turunan Susu

Meski hanya satu produk susu di Indonesia yang diimpor dari China, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik peredaran produk-produk makanan dan minuman turunan susu dari pasaran. Produk-produk itu antara lain, yoghurt, permen, dan juga es krim.

Sedikitnya delapan merek yang ditarik peredarannya. Yakni Dove choc, Yimwei, Yougoe, Oreo wafer chocolate cookies dan Oreo Stick wafer, es krim meiji jenis Gold monas dan juga permen coklat M&M.

Kepala BPOM Husnia Rubiana Thamrin menjelaskan, produk-produk tersebut memang belum terbukti mengandung susu melamin. Tapi, untuk pencegahan, maka produk itu ditarik. "Kami masih terus meneliti apakah produk tersebut mengandung bahan berbahaya tidak," kata Husnia, sebelum rapat dengar pendapat di Komisi VIII, Selasa (23/9).

Selain memanggil importir produk terkait, BPOM melarang susu merek Guozhen masuk ke Indonesia. Susu ini diproduksi Yantai New Era Health Industry Co Ltd, dan diimpor ke Indonesia oleh PT Chi Indonesia. "Sementara ini kami akan larang impor susu dari China," katanya.

Kendati sibuk menarik produk turunan susu, BP POM meyakinkan susu formula yang ada di pasaran masih aman untuk dikonsumsi. Untuk susu-susu impor dari China, baik yang mengantongi izin maupun selundupan, kata Husnia, masih terus dicari di pasaran. BPOM, di antaranya, memburu produk-produk itu ke kawasan Glodok. "Kami juga butuh kerjasama dari masyarakat," katanya.

BPOM melakukan antisipasi menyusul langkah Pemerintah China menarik ribuan ton susu yang beredar di pasaran. Antisipasi serupa juga diperlihatkan pemerintah Malaysia dan Brunei Darussalam.


Reporter Dian Pitaloka
Editor teskontan

Feedback   ↑ x
Close [X]