BERITA INDUSTRI
Berita
Buruh protes, Nike bayar uang lembur US$ 1 juta

HUBUNGAN INDUSTRIAL

Buruh protes, Nike bayar uang lembur US$ 1 juta


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 784 kali
Buruh protes, Nike bayar uang lembur US$ 1 juta

JAKARTA. Pemilik merek sepatu Nike bersedia membayar uang lembur senilai US$ 1 juta untuk buruhnya di Banten, Indonesia. Pembayaran uang lembur tersebut dilakukan setelah organisasi buruh menggalang aksi protes.

Nike menyatakan, akan membayar uang lembur itu kepada 4.500 buruh yang bekerja di PT Nikomas di Serang, Banten. Selain memberikan uang lembur, Nike akan membutuk tim khusus yang akan menyediakan pelatihan untuk buruh. "Nike memuji aksi mereka dan kami berupaya untuk memperbaiki kekurangan untuk melindungi hak-hak pekerja," kata surat pernyataan Nike yang dikutip dari BBC.

Sebelumnya, serikat buruh yang memproduksi sepatu Nike itu bilang, sekitar 593.468 jam lembur milik buruh tidak dibayar oleh produsen sepatu olah raga tersebut. "Diterimanya tuntutan buruh Nike merupakan kabar baik bagi gerakan buruh Indonesia," kata Bambang Wirahyoso, ketua serikat Serikat Pekerja Nasional (SPN)

Ia menyatakan agar serikat buruh lainnya segera bergerak untuk menuntut hak lembur mereka yang belum dibayarkan oleh perusahaan. "Pekerja lembur harus dibayar," tegas Bambang.

Dalam penjelasan Bambang, Nikomas memproduksi sepatu Nike dengan cara melakukan kerja paksa terhadap buruh selama lebih dari 18 tahun. "Tapi hukum Indonesia hanya memungkinkan pemulihan hak buruh hanya dua tahun," kata Bambang.

0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 784 kali
Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut.
Salin Tulisan



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.