BERITA INDUSTRI
Berita
Cukai naik, omset minuman beralkohol diprediksi turun 30% di 2011

BISNIS MINUMAN BERALKOHOL

Cukai naik, omset minuman beralkohol diprediksi turun 30% di 2011


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 1751 kali

JAKARTA. Kenaikan tarif cukai minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebesar 500% pada tahun lalu menyebabkan volume penjualan produsen minuman beralkohol merosot.

External Affairs Grup Industri Minuman Malt Indonesia (GIMMI), Ipung Nimpuno bilang, imbas kenaikan cukai sangat besar terhadap penjualan bir. Menurutnya, omset industri bir domestik di 2009 mencapai Rp 4 trilun dengan volume 1,9 juta liter. Namun hingga akhir 2010 diprediksi turun hingga 20%, sedangkan pada 2011 diperkirakan semakin merosot hingga 30%.

Ipung bilang, pada 2010, produsen bir lokal telah menaikan harga jual 20% hingga 30%. Konsumen yang tidak mampu beli beralih ke minuman alkohol selundupan dan membuat minuman oplosan. Dia mencatat pasar selundupan sudah menguasai 90% dari total minuman beralkohol yang beredar di Indonesia. Dengan begitu, menurutnya para produsen tidak mungkin menaikan harga lagi di 2011, karena bisa merugi.

Omset penjualan di 2011 juga diperkirakan akan turun akibat produsen minuman ragu menaikan volume penjualan. Pasalnya, ada beberapa daerah yang mulai melarang sama sekali keberadaan minuman beralkohol.


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 1751 kali
Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut.
Salin Tulisan



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.