INDUSTRI
Berita
Dahlan akan uji coba mobil listrik bikinan Pindad

UJI COBA MOBIL LISTRIK

Dahlan akan uji coba mobil listrik bikinan Pindad


Telah dibaca sebanyak 1774 kali
Dahlan akan uji coba mobil listrik bikinan Pindad

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan uji coba terhadap mobil listrik mirip Ferrari pada 20 September 2012 nanti. Mobil listrik tersebut merupakan produksi dari perusahaan senjata, PT Pindad.

"Saya akan mencoba sejauh 500 kilometer (km) terlebih dahulu. Kami akan uji terus untuk bisa produksi nasional," kata Dahlan di Kantor PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Jakarta, Selasa (4/9).

Saat ini, mobil dengan tipe sedan tersebut masih dalam tahap penyempurnaan di Yogyakarta. Molornya penyelesaian mobil karena baterai lithium yang di impor dari Amerika Serikat (AS) tertahan di pelabuhan selama lebih kurang satu bulan. "Sekarang sedang dipasang. Kira-kira 10 hari sudah selesai," kata Dahlan.

Lantas, bagaimana nasib mobil listrik buatan Dasep Ahmadi? Dahlan menjelaskan, mobil buatan Dasep kini dalam tahap penyempurnaan. Ia berharap. mobil listrik buatan Dasep bisa diproduksi lebih banyak lagi dan dijual tahun 2013.

"Saya minta, kang Dasep buat catatan dan pesan tiga lagi hasil koreksi itu kira kira yang akan dijual kepada publik. Tahun depan lah," katanya.

Dahlan mengaku dirinya tidak akan pernah khawatir untuk menggunakan mobil listrik buatan Dasep meskipun harus menempuh jarak jauh. "Sekarang tenaganya sudah ada, sudah nyaman sekali. Untuk zig-zag enak sekali mobilnya," katanya.

Saat Rapat Pimpinan di Gedung PGN pun Dahlan tanpa sungkan memamerkan kembali mobil listriknya tersebut. Dahlan datang ke PGN sekitar pukul 06.30 WIB pagi. Dahlan menyetir mobilnya itu bersama ajudannya yang duduk didepan serta dua orang staff ahlinya.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 1774 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..