INDUSTRI
Berita
Esia jual tablet Android 7 Inci Rp 1,6 juta

TABLET BARU

Esia jual tablet Android 7 Inci Rp 1,6 juta


Telah dibaca sebanyak 1370 kali
Esia jual tablet Android 7 Inci Rp 1,6 juta

JAKARTA. Esia, salah satu operator CDMA di Indonesia meluncurkan produk terbaru. Bukan paket internet atau telepon, melainkan komputer genggam alias tablet hasil kerja sama dengan perusahaan perakitan tablet Air Flash.

"Esia selalu berusaha menghadirkan produk yang selalu inovatif dan terjangkau untuk konsumen Indonesia," kata Fredy Lo, Vice President Trade Marketing PT Bakrie Telecom Tbk dalam peluncuran Tablet AirTab A10 di Jakarta, Rabu (22/4).

Tablet AirTab A10 merupakan tablet berukuran 7 inci yang mengusung prosesor Allwinner A10 1GHz. Sistem operasi Android Ice Cream Sandwich telah dibenamkan pada tablet ini.

Untuk urusan membidik objek, tablet berwarna putih ini menggunakan kapasitas kamera 2MP di bagian belakang dan 0.3MP di bagian depan. Nantinya, tablet yang bisa Short Message Service (SMS) dan telepon ini dilengkapi dengan gratis internet Esia Max-D selama tiga bulan dengan kuota 2GB setiap bulannya. "Tablet ini adalah tablet kedua yang kita keluarkan," tandas Andri, Direktur Air Flash.

Adapun harga yang dibanderol untuk tablet ini adalah Rp 1,699 juta per unit. Namun, selama dua hari yang berlangsung besok Kamis (25/4) dan Jumat (26/4), Esia akan memberi potongan harga sebesar Rp 400.000 bagi pembeli AirTab 10 di Gerai Esia Kuningan Jakarta dan di gerai Esia Cihampelas Bandung.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 1370 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..