BERITA INDUSTRI
Berita
Indonesia lobi Finlandia dan Estonia soal CPO

KERJASAMA PERDAGANGAN

Indonesia lobi Finlandia dan Estonia soal CPO


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 374 kali
Indonesia lobi Finlandia dan Estonia soal CPO

JAKARTA. Pemerintah Indonesia meminta Finlandia dan Estonia bekerjasama dalam memberikan informasi standar ekspor crude palm oil (CPO) yang bisa di ekspor ke negara mereka. Hal itu disampaikan Gusmardi, Dirjen Kerjasama Perdagangan International (KPI) usai berdiskusi dengan Menteri Perdagangan Finlandia, Alexander Stubb, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (25/1).

Gusmardi bilang, Indonesia mesti hati-hati ekspor CPO ke Finlandia dan Estonia, sebab Uni Eropa yang memiliki kebijakan UE Directive, yang menyulitkan CPO masuk ke negara tersebut. "Untuk itu kami harapkan bantuan mereka (Finlandia dan Estonia) dalam memenuhi lagi persyaratan ekspor," kata Gusmardi.

Dilihat dari sisi kebutuhan, CPO berguna bagi Eropa untuk bahan baku biodiesel. Namun begitu, Uni Eropa melalui kebijakan UE Directive, tidak memasukkan CPO sebagai bahan bakar nabati yang bisa diolah menjadi biodiesel.

Gusmardi berharap, Finlandia dan Estonia mau memberikan bantuan informasi dan perhitungan standar CPO yang bisa mereka gunakan sebagai biodiesel. "Kami harapkan bantuan mereka, agar memperhatikan lagi persyaratan tersebut," jelas Gusmardi.

Selain itu, lanjut Gusmardi juga meminta bantuan teknologi serta perhitungan kadar CPO yang boleh masuk ke Uni Eropa. "Kita juga meminta informasi mengenai perhitungan standar yang jelas, agar Indonesia bisa melindungi produk ekspor tersebut," terangnya.

Asal tahu saja, dalam aturan UE Directive, mengharuskan negara Eropa memakai sebagian minyak nabati sebagai bahan bakar. Namun sayangnya, CPO tidak masuk dalam daftar minyak nabati Uni Eropa karena dinilai memiliki karbon tinggi dan merusak hutan.

0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 374 kali
Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut.
Salin Tulisan



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.