kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.573
  • SUN95,20 0,00%
  • EMAS594.906 -0,17%

Industri pelumas kena aturan post border

Senin, 12 Februari 2018 / 22:30 WIB

Industri pelumas kena aturan post border

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak hanya, industri baja dan ban, industri pelumas terkena penggeseran pengawasan larangan dan pembatasan (lartas) impor dari border ke post border. Artinya, pemeriksaan atas pemenuhan persyaratan impor dilakukan setelah melalui Kawasan Pabean.

Tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Pelumas. Bahwa untuk mendorong peningkatan daya saing nasional dan mendukung pelaksanaan tata niaga impor pelumas melalui pengawasan post border.


Afandi, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants menjawab untuk saat ini dirinya masih mempelajari aturan detailnya. Namun menurutnya dengan aturan ini memang memberi kemudahan dalam proses impor.

Hanya saja menurutnya sudah ada ketentuan lain untuk melindungi konsumen dalam bentuk harus memiliki Nomor Pelumas Terdaftar (NPT).

"Asal dibarengi dengan pengawasan pelumas yang beredar harus memenuhi syarat NPT maka konsumen terlindungi," kata Affandi yang juga Ketua Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo) kepada KONTAN, Senin (12/2).

Intania Prionggo, Public Relations PT Pertamina Lubricants mengatakan pihaknya menghargai kebijakan pemerintah. "Dan di era persaingan yang lebih ketat ini justru memacu kami untuk terus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Pertamina," kata Intania kepada KONTAN, Senin (12/2).

 


Reporter: Eldo Christoffel Rafael
Editor: Sanny Cicilia

EKSPOR IMPOR

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0664 || diagnostic_web = 0.3602

Close [X]
×