INDUSTRI
Berita
Kelas menengah RI paling optimistis se-dunia

SURVEI KONSUMEN

Kelas menengah RI paling optimistis se-dunia


Telah dibaca sebanyak 427 kali
Kelas menengah RI paling optimistis se-dunia

JAKARTA. Tahukah Anda, kelas menengah Indonesia adalah kelas menengah yang paling optimistis se-dunia. Setidaknya ini merupakan hasil survei dari Lembaga survey konsumen global, Nielsen yang diumumkan di Jakarta, Rabu (24/7).

Survei berupa indeks konsumen kelas menengah Indonesia itu dilakukan pada kuartal II 2013. Hasilnya,  kelas menengah Indonesia memiliki optimisme paling tinggi dibanding konsumen di negara lain.

Catherine Eddy, Managing Director Nielsen Indonesia bilang, hasil riset Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intentions itu, menempatkan indeks Indonesia dengan poin 124. Angka itu tertinggi di dunia, menyusul India dengan poin 118 poin dan Filipina 121 poin.

"Poin Indonesia tertinggi di dunia. Rata-rata indeks konsumen global sebesar 94 poin dan rata-rata Asia Pasifik 105 poin," ungkap Catherine kepada wartawan di kantornya, Rabu (27/4).

Catherine bilang, ukuran kepercayaan konsumen itu seperti prospek lapangan kerja lokal, keinginan berbelanja, dan keuangan pribadi. Dia juga bilang, tingginya indeks konsumen Indonesia karena keterkaitan dengan penyelenggaraan pemilu.

"Kalau lihat pemilu sebelumnya, biasanya ada kenaikan kepercayaan konsumen 6 bulan-12 bulan sebelum pemilu. Ada rasa optimistis setelah pemilu karena yakin ada perbaikan," ungkap Catherine. Dia juga bilang indeks konsumen Indonesia ini tertinggi sejak tahun 2009.

Catherine mengungkapkan, dalam indeks ini, pihaknya melakukan survey terhadap 29.000 responden dengan akses internet di 58 negara. "Survey dilakukan secara random. Khusus Indonesia ada 500 orang yang di survey," ujarnya. Survey ini dilakukan antara 13 - 31 Mei 2013.

 

Telah dibaca sebanyak 427 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..