: WIB    —   
indikator  I  

Kembangkan IoT, STI fokuskan pasar ke korporasi

Kembangkan IoT, STI fokuskan pasar ke korporasi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI), perusahaan yang memiliki merek dagang Net1 Indonesia (Net1) akan fokus menyasar segmen business to business (B2B) untuk mengembangkan jaringan 4G LTE dalam frekuensi 450 MHz.

 

Larry Ridwan, chief Executive Officer (CEO) Net1, segmen pasar korporat akan lebih besar. "Secara keseluruhan, (porsi) saya lebih besar ke B2B," ujarnya, Kamis (8/11).

Ada beberapa sektor yang bakal menjadi fokusnya, yakni perkebunan, pertambangan, perikanan, dan industri lain yang konektivitasnya masih menggunakan satelit. Namun perlu dicatat bahwa Net1 Indonesia juga menyasar pasar ritel yang spesifik mengarah pada daerah-daerah urban.

Melalui B2B, lanjut Larry, Net1 ingin mengembangkan bisnis Machine to Machine (M2M) maupun Internet of Things (IoT) yang target pasarnya tidak hanya korporasi, tetapi juga pemerintah daerah yang memiliki visi menjadi Smart Regency.

"Zaman dulu karena 4G belum ada dan jaringan 3G belum bagus, maka banyak korporasi yang memakai satelit. Hal-hal seperti itu yang saya ingin titik beratkan," ungkapnya.

Sekadar mengingatkan, pada bulan September 2016, STI berhasil mengantongi izin untuk menggelar jaringan 4G LTE di frekuensi 450 MHz secara nasional. Larry mengungkapkan, pihaknya ingin membawa jaringan 4G LTE ke daerah pedesaan dan sub urban lantaran frekuensi 450 MHz dinilai sangat cocok pada wilayah tersebut. 


Reporter Klaudia Molasiarani
Editor Rizki Caturini

TELEKOMUNIKASI

Feedback   ↑ x
Close [X]