KENAIKAN PENUMPANG PELNI
Libur akhir tahun penumpang Pelni naik 2%
Oleh Monika Novena - Rabu, 21 Desember 2011 | 18:31 WIB
JAKARTA. PT pelayaran Nasional Indonesia (persero) memprediksi kenaikan penumpang akan terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru 2012.
Menurut Mungi Panti Retno, Manager Corporate Relation PT Pelni (Persero), jumlah penumpang angkutan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 sebanyak 323.659 orang. "Prediksi penumpang ini meningkat 2% dibandingkan dengan penumpang pada libur akhir tahun di 2010" Kata Mungi.
Pelni telah menyiapkan 26 kapal penumpang dengan total kapasitas keseluruhan kapal 51.048 tempat duduk. Untuk arah wilayah Indonesia Bagian Barat, Pelni akan mengalihkan kapal KM Sinabung. Kapal ini digunakan untuk membantu KM Kelud dengan jalur pelayaran Jakarta- Batam- Belawan/ Medan.
Sebelumnya, KM Sinabung melayari rute Tanjung Priok-Semarang-Makassar-Bau-Bau- Banggai- Bitung-Ternate-Sorong-Manokwari-Biak-Serui-Jayapura. Selain wilayah barat, rute-rute yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang antara lain Jawa Port- Merauke, Jawa Port- Makassar- Ambon- Ternate- Bitung, Kupang menuju NTB/Jawa Port, Kalimantan Port menuju NTT, Sulawesi- NTT.
Bukannya meningkatkan harga tiket, Pelni malah memberi potongan harga tiket. Untuk tiket kelas non ekonomi justru akan diberi diskon hingga 60 % di ruas-ruas tertentu, seperti Tanjung Priok- Belawan dari Rp 1.050.000- menjadi Rp 459.550, dan Pare-pare- Nunukan dari Rp 762.500, menjadi Rp. 333.725.
Seluruh armada Pelni yang dikerahkan sudah memenuhi standar kelaikan laut. Kapal Pelni yang melayani angkutan Natal dan tahun baru ini sudah didocking atau sudah menjalani perawatan dan perbaikan kapal guna kenyamanan dan keamanan penumpang selama berlayar.
Pelni juga semakin meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan pemesanan BTS (base transceiver system) di atas kapal untuk mempermudah akses komunikasi yang bisa dilakukan selama berlayar.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
