INDUSTRI
Berita
Merpati andalkan tiga program baru

EKSPANSI MERPATI

Merpati andalkan tiga program baru


Telah dibaca sebanyak 897 kali
Merpati andalkan tiga program baru

JAKARTA. PT Merpati Nusantara Airlines berusaha menaikkan tingkat keterisian penumpang atau load factor dari 74% di tahun lalu menjadi 85% pada tahun ini. Untuk itu, maskapai penerbangan pelat merah ini bakal menggelar tiga program unggulan selama setahun sampai Maret 2013.

Tiga program unggulan yang diusung oleh Merpati sebenarnya bukan strategi baru. Sebab, program pertama adalah peningkatan kualitas pelayanan dengan memperkuat layanan call center. Program kedua, menjanjikan penggantian tiket gratis ketika terjadi delay lebih dari tiga jam. Dan ketiga, program undian berhadiah.

Asep Eka Nugraha, Direktur Operasional Merpati mengatakan, peningkatan kualitas layanan merupakan inti dari pembenahan yang dilakukan Merpati. Contohnya, fasilitas call center diharapkan akan mampu melayani keluhan pelanggan lebih baik. Sedangkan penggantian tiket gratis diharapkan menjadi pendorong On Time Performance (OTP) dari 77% menjadi 85% tahun ini. "Kami optimistis mampu," ujarnya, Kamis (29/3).

Untuk program ketiga berupa undian berhadiah, akan diundi tiap bulan sekali. Tak hanya gadget, Merpati juga memberikan iming-iming berupa 26 unit mobil sebagai hadiah. Untuk melaksanakan tiga program itu, Merpati menganggarkan dana Rp 52,5 miliar. "Ini bukan hura-hura, tapi bagian strategi marketing," kata Imam Turidi, Sekretaris Perusahaan Merpati.

Iman menambahkan, dana program bukan diambil dari Penyertaan Modal Negara, melainkan operasional Merpati. Dengan program itu, dia yakin target pendapatan Merpati tahun ini sebesar Rp 3,5 triliun akan tercapai. Merpati juga menargetkan perolehan laba operasional 2012 sebesar Rp 67 miliar.

Selain meningkatkan pelayanan dan hadiah, Merpati juga berharap dari 17 armada pesawat Boeing 737 klasik yang akan datang akhir 2012, dan pesawat jet ARJ 21-700 yang akan datang pada 2014.

Pesawat-pesawat itu akan menambah armada Merpati yang saat ini berjumlah 28 pesawat. Terdiri dari sembilan pesawat Boeing, 14 unit MA-60, dua CASA 212, termasuk tiga Twin Otter. Dengan tambahan Boeing, Merpati berharap mampu menerbangkan 5,5 juta orang per tahun. Sedangkan ARJ 21-700 buatan Commercial Aircraft Corp of China Ltd (Comac) dan Avic International Holding Corp akan datang 10 unit per tahun hingga 2017 nanti.

Telah dibaca sebanyak 897 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.