INDUSTRI
Berita
Pabrik kertas Basuki Rachmat berniat efisiensi

STRATEGI USAHA

Pabrik kertas Basuki Rachmat berniat efisiensi


Telah dibaca sebanyak 1562 kali
Pabrik kertas Basuki Rachmat berniat efisiensi

JAKARTA. Dalam menghadapi tantangan penurunan harga kertas, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) menerapkan upaya efisiensi. Langkah yang diambil produsen kertas HVS ini adalah dengan terus melakukan revitalisasi pabrik untuk meningkatkan produksi.

Tiur Simamora, Sekretaris Perusahaan KBRI menilai, langkah efisiensi perlu agar dapat meredam tren penurunan harga kertas. Upaya efisiensi yang dilakukan misalnya dengan meningkatkan kapasitas mesin dan melepas aset yang tidak produktif.

"Tentunya kami harus meningkatkan penjualan. Tapi langkah pertama adalah menaikkan produksi," kata Tiur. Sejak Juli 2011, perseroan telah melakukan revitalisasi PM-1, satu-satunya mesin miliki perseroan yang beroperasi saat ini. Manajemen memperkirakan revitalisasi itu akan selesai tahun ini.

Dana yang dianggarkan untuk perbaikan dan peningkatan kapasitas mesin tersebut sebesar Rp 12 miliar. Sejak Juli hingga Desember 2011 emiten dengan kode saham KBRI ini telah menggunakan dana sebesar Rp 5 miliar yang digunakan untuk membayar uang muka komponen mesin baru yang diimpor dari luar negeri.

Setelah proses revitalisasi selesai kapasitas produksi PM-1 diperkirakan akan naik menjadi 12.000 ton per tahun. Tiur mengatakan kapasitas produksi mesin PM-1 saat ini mencapai 10.000 ton per tahun.

Tahun 2012 ini, Tiur memproyeksikan pendapatan usaha dapat tumbuh lebih dari 10% dibanding perolehan pendapatan tahun 2011 sebesar Rp 25,34 miliar. Sementara, untuk laba bersih KBRI berupaya untuk mencatatkan perolehan yang positif. Tahun 2011, perusahaan ini membukukan rugi Rp 19,41 miliar.

Telah dibaca sebanyak 1562 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..