kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.923
  • SUN98,38 -0,17%
  • EMAS611.050 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Papua dapat jatah 10% dari divestasi Freeport

Jumat, 12 Januari 2018 / 16:26 WIB

Papua dapat jatah 10% dari divestasi Freeport
Penyerahan 10% divestasi Freeport Indonesia ke Pemprov Papua

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akhirnya mendapatkan porsi 10% dari divestasi saham 51% yang akan diperoleh oleh pemerintah pusat melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari PT Freeport Indonesia (PTFI).

Hal itu merujuk dari ditandatanganinya Perjanjian Pengambilan Saham Divestasi Freeport Indonesia di Kantor Kementerian Keuangan, hari ini, Jumat (12/1). Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah Papua dan Kabupaten Mimika secara bersamaan memiliki saham atas Freeport Indonesia 10% sesudah divestasi diselesaikan. Adapun porsi itu termasuk mengakomodasi hak masyarakat yang memiliki dampak permanen dari keberlangsungan operasi Freeport Indonesia.

Sri Mulyani juga bilang, bahwa pengambilan saham 10% ini akan dilakukan melalui korporasi sehingga tidak membebani APBN dan APBD, serta menjadi manfaat dari industri pertambangan.

"Keseluruhan saham 51% nanti akan menjadi pihak Indonesia adalah sesuai komitmen Presiden Joko Widodo yang harus dilakukan secara transparan dan bersih dari konflik kepentingan ini akan menimbulkan confidence di dalam negeri maupun global," terangnya di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (12/1).

Sri Mulyani berpesan kepada Inalum, untuk terus bekerja memproses penyelesaian divestasi ini hingga diselesaikannya paket perjanjian ini. Asal tahu saja, ada empat poin negosiasi yang wajib diselesaikan. Di antaranya: divestasi 51%, kewajiban membangun smelter, stabilitas investasi dan perpanjangan izin operasi sampai tahun 2041.

"Ini sejarah penting dan secara keseluruhan ini harus terus dikawal. Dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Papua dan Indonesia dalam pengelolaan SDA secara transparan," pungkasnya.


Reporter: Pratama Guitarra
Editor: Sanny Cicilia

FREEPORT

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0368 || diagnostic_web = 0.1933

Close [X]
×