INDUSTRI
Berita
Pelindo I menggarap proyek Belawan dan Batu Ampar

Infrastruktur Perhubungan

Pelindo I menggarap proyek Belawan dan Batu Ampar


Telah dibaca sebanyak 1601 kali
Pelindo I menggarap proyek Belawan dan Batu Ampar

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) masih fokus mengembangkan dua pelabuhan utama, yakni pelabuhan Belawan Medan dan pelabuhan Batu Ampar Batam. Pelindo I mengalokasikan total dana Rp 975 miliar untuk kedua pelabuhan itu.

Direktur Utama Pelindo I, Alfred Natsir, menjelaskan proyek pelabuhan Belawan membutuhkan dana Rp 875 miliar dan Batu Ampar butuh Rp 100 miliar. Saat ini pelabuhan Belawan mampu melayani arus bongkar muat peti kemas hingga 1,2 juta twenty-foot equivalent units (TEUs) per tahun.

Selanjutnya, mulai tahun ini, volume bongkar muat peti kemas di pelabuhan itu meningkat secara bertahap hingga mencapai 2 juta TEUs per tahun.

Di Batu Ampar, Pelindo I selama 2013 hingga 2015 akan merealisasikan sejumlah proyek, antara lain membangun dermaga sepanjang 400 meter, memperluas container yard menjadi 5 hektare, pengadaan empat unit container crane dan pengadaan 40 unit truk.

Editor: Sandy Baskoro
Telah dibaca sebanyak 1601 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..