| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.510
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pemerintah disarankan kembangkan teknologi garam

Jumat, 11 Agustus 2017 / 22:30 WIB

Pemerintah disarankan kembangkan teknologi garam
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) meminta pemerintah untuk mengembangkan teknologi penggaraman.

"Pemerintah harus menjadikan garam sebagai komoditas strategis," ujar Susan H Romica, Sekretaris Jenderal Kiara pada diskusi yang digelar oleh Kiara, Jakarta, Jumat (11/8).

Susan bilang, pemerintah belum berfokus pada pengembangan produksi garam. Pengolahan garam masih dilakukan secara konvensional. Susan membandingkan dengan Australia yang sudah menggunakan teknologi sehingga tifak tergantung pada cuaca.

Pemerintah sebelumnya telah memberikan teknologi berupa geomembran untuk produksi garam. Namun, Susan berpendapat hal tersebut tidak didukung dengan asistensi oleh pemerintah. "Seharusnya pemerintah melakukan monitoring," terang Susan.

Selain pemerintah, pengembangan teknologi juga menuntut keterlibatan bidang pendidikan. Susan menerangkan, seharusnya Universitas terutama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan mengembangkan teknologi untuk meningkatkan produksi garam.

Pada awal diskusi Susan menceritakan produksi garam Indonesia pernah memasuki masa jayanya. Tepatnya tahun 1931, Indonesia menjadi negara yang mengekspor garam. Susan menyayangkan saat ini pemerintah terus melakukan impor garam.


Reporter: Abdul Basith
Editor: Yudho Winarto

GARAM

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0020 || diagnostic_api_kanan = 0.0491 || diagnostic_web = 0.2887

Close [X]
×