| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pemilik SIDO kembangkan Tentrem II dan apartemen

Sabtu, 07 Mei 2016 / 17:20 WIB

Pemilik SIDO kembangkan Tentrem II dan apartemen

Jakarta. Taipan asal Semarang Jawa Tengah, Irwan Hidayat terus melebarkan sayap bisnis. Salah satu pemilik saham dan top manajemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk ini serius mengembangkan bisnis properti khususnya hotel.

Setelah membangun Hotel Tentrem di Yogya, ia siap membangun hotel kedua. Menurut Irwan, dirinya sengaja membangun hotel Tentrem kedua lantaran memprediksi bisnis pariwisata di dalam negeri makin menggeliat pada 2019 mendatang.

"Tahun 2019 bakal terjadi lonjakan turis asing ke Indonesia, kami harus siap," kata Irwan kepada KONTAN, Selasa (3/5).

Hotel Tentrem kedua ini akan mengambil lokasi di Semarang. Pemilihan Semarang, begitu juga dengan Yogyakarta tidak cuma semata-semata kota tersebut menjadi salah satu tujuan turis asing.

Tapi ada alasan sentimentil, yakni ingin mengembangkan kota yang menjadi tempat Irwan dibesarkan. Selain itu, Irwan juga melihat hasil tingkat hunian hotel Tentrem di Yogyakarta yang masuk kategori bintang lima terbilang lumayan.

Irwan mengklaim, saat ini, rata-rata hunian hotel ini berkisar 63%-65%. Sebagai gambaran, Hotel Tentrem pertama dibangun pada 2010 di atas lahan seluas 13.000 m², dengan 276 kamar dan total luas bangunan 32.000 m².

Lokasinya di Jl AM Sangaji, Kota Yogyakarta. Khusus untuk hotel Tentrem kedua di Semarang, Irwan mempersiapkan dana hingga Rp 1,09 triliun.

Selain membangun hotel, di atas lahan seluas 8.400 meter persegi (m²) tersebut, rencananya Irwan ingin membangun dua proyek properti, yakni apartemen dam pusat belanja.

Iwan optimistis proyek ini bakal laris lantaran lokasinya berada di jantung kota Semarang, yakni sekitar 150 meter dari Simpang Lima, salah satu daerah pusat Kota Semarang. Irwan berencana membangun Hotel Tentrem Semarang mulai tahun ini. P

ihaknya sudah menunjuk perusahaan kontraktor khusus untuk menancapkan pondasi yakni PT Indopora. Sedangkan untuk kontraktor utama bakal Irwan tentukan dalam waktu tiga bulan ke depan.

Sedangkan proyek apartemen, akan dibangun apartemen berkapasitas 88 unit. Apartemen ini menyasar kelas atas lantaran dijual dengan harga Rp 4,8 miliar sampai Rp 6 miliar per unit.

Irwan mengklaim respon pasar positif. Sehingga ia perkirakan harga bisa naik naik 10-11% sepuluh bulan.


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor: Adi Wikanto

EKSPANSI BISNIS

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0162 || diagnostic_api_kanan = 0.0454 || diagnostic_web = 0.8563

×