INDUSTRI
Berita
PLN ganti meteran listrik yang rusak karena banjir

LAYANA PLN

PLN ganti meteran listrik yang rusak karena banjir


Telah dibaca sebanyak 1517 kali
PLN ganti meteran listrik yang rusak karena banjir

JAKARTA. Banjir besar yang melanda Jakarta pekan lalu banyak yang merusak meteran atau KWH meter listrik, terutama rusak karena terendam air. Untuk itu, warga Jakarta tak perlu cemas, sebab Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkomitmen melakukan pergantian secara gratis.

"Pasca banjir kami akan segera mungkin mengganti KWH meter listrik," kata Pandu Prastyani, Humas PLN Distribusi DKI Jakarta dan Tangerang kepada Kontan di Jakarta, Selasa (22/1). PLN akan mengganti meter listrik itu secara bertahap.

"Penggantian akan disesuaikan dengan kondisi kesiapan pelanggan," tandas Pandu. Jikalau keadaan wilayah tersebut sudah surut ataupun kering dari banjir, maka PLN akan segera mengganti KWH pelanggan. Untuk itu, PLN mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap oknum melakukan pungutan liar dalam penggantian meteran listrik.

Sementara itu, pergantian meteran disesuaikan dengan meteran yang digunakan pelanggan sebelumnya. Jika sebelumnya menggunakan meteran pasca bayar, maka akan diganti pula dengan meteran pasca bayar. Begitu juga dengan meteran pra bayar yang akan diganti pula dengan meteran listrik pra bayar.

Sebagai informasi, hingga hari ini, Selasa (22/1) pukul 06.00 WIB, terdapat 196 gardu listrik yang dipadamkan karena wilayah tersebut masih digenangi air.

 

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 1517 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..