INDUSTRI
Berita
Sampai Mei, Garuda bawa terbang 7 juta penumpang

PENUMPANG GARUDA INDONESIA

Sampai Mei, Garuda bawa terbang 7 juta penumpang


Telah dibaca sebanyak 652 kali
Sampai Mei, Garuda bawa terbang 7 juta penumpang

JAKARTA. Hingga bulan Mei, jumlah penumpang maskapai penerbangan Garuda Indonesia tercatat sebanyak 7 juta penumpang atau naik 20% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 5,8 juta penumpang.

"Artinya load factor-nya bagus," kata Elisa Lumbantoruan, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di Jakarta, Rabu (4/7). Perseroan mencatat, jumlah load factor Garuda Indonesia sampai Mei 2012 naik 2,1% menjadi 74% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 72%.

"Peningkatan jumlah penumpang karena Garuda melakukan penambahan rute baru, penambahan frekuensi penerbangan serta menambah armada," terang Elisa. Menurutnya, kenaikan jumlah tertinggi akan terjadi pada semester II nanti.

Salah satu jurus untuk menambah jumlah penumpang itu, Garuda Indonesia akan membuat promo penerbangan dari luar negeri ke Jakarta pada masa Lebaran. Elisa bilang, turis asing dan akan senang ke Jakarta saat Lebaran, karena kota akan jauh dari kemacetan.

Elisa bilang, program promo terbang dari luar negeri ke Jakarta akan dilakukan pada dua minggu sebelum Lebaran dan dua minggu setelah Lebaran. Agar semarak, Garuda Indonesia akan menggandeng beberapa hotel yang ada di Jakarta.

Turis asing yang ditarget datang ke Jakarta itu berasal dari Jepang, Korea, dan Australia. Namun begitu, Elisa juga menargetkan adanya penumpang dari daerah yang ingin datang ke Jakarta di masa Lebaran. "Hampir berimbang proporsinya (penumpang)," ujar Elisa yang menargetkan 22 juta penumpang menikmati penerbangan Garuda Indonesia tahun ini.

Telah dibaca sebanyak 652 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.