PRODUK BARU NETAPP
Sasar UKM, NetApp targetkan pendapatan US$ 25 juta
Oleh Arif Wicaksono - Rabu, 18 Juli 2012 | 22:30 WIB
JAKARTA. PT NetApp Indonesia baru saja meluncurkan produk anyar layanan penyimpanan data untuk pasar Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Produk terbaru NetApp tersebut bernama FAS2220, yang dipasarkan dengan harga sekitar US$ 10.000.
Steven Law Country Manager NetApp Indonesia menuturkan, melalui ekspansi ini, pihaknya menargetkan pendapatan tahun fiskal 2012 bisa mencapai US$ 25 juta tumbuh dari pendapatan tahun fiskal 2011 sebesar US$ 17 juta. "Pada tahun ini kami memang ingin lebih fokus berekspansi di produk solusi storage dan manajemen data sektor UKM," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (18/7).
Menurut Steven, dari total pendapatan perusahaan, porsi dari produk sektor UKM mencapai 15%. Sedangkan sisanya berasal dari sektor perusahaan besar atau middle size enterprise. NetApp sendiri memang menjadi pemain baru di pasar penyimpanan data untuk UKM.
Dia juga mengungkapkan, NetApp sendiri masih berada di posisi tiga sampai empat besar di pasar penyimpanan data. NetApp baru memiliki dua produk penyimpanan data UKM yaitu FAS2220 dan ada juga FAS2240.
NetApp menargetkan, dalam waktu dekat bisa menduduki posisi sebagai pemimpin pasar penyimpanan data untuk UKM. Keoptimisan ini didukung pengalaman di pasar penyimpanan data untuk perusahaan besar.
Steven menuturkan, target pasar FAS2220 adalah untuk sektor manufaktur dan ritel. "Saat ini, pertumbuhan restoran terus meningkat dan juga toko-toko ritel di beberapa daerah," ungkapnya.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
