BERITA INDUSTRI
Berita
Tahun depan asing kuasai 70% omzet waralaba di Indonesia

EKSPANSI WARALABA ASING

Tahun depan asing kuasai 70% omzet waralaba di Indonesia


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 2500 kali
Tahun depan asing kuasai 70% omzet waralaba di Indonesia

JAKARTA. Jumlah perusahaan waralaba di Indonesia makin bergairah tahun depan. Hal ini ditandai rencana masuknya beberapa merek waralaba asing asal Amerika Serikat (AS).

Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (Wali), Amir Karamoy mengatakan, tahun ini ada sekitar 1.100 waralaba di Indonesia. Dan pada 2012 akan bertambah mencapai 1.219 perusahaan.

Dari jumlah waralaba sebanyak itu, sekitar 713 perusahaan waralaba atau 60% di antaranya bermerek lokal. Nah, sisanya sebanyak 506 perusahaan merupakan merek asing. Kendati kontribusi merek lokal lebih besar, namun dari segi omzet waralaba lokal agak ketinggalan.

Wali memprediksi, omzet perusahaan waralaba tahun 2012 menyentuh Rp 144 triliun. Nilai tersebut naik 20% dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp 120 triliun. Per November ini nilainya sudah Rp 110 triliun miliar.

Dari omzet sekitar Rp 144 triliun itu, asing berkontribusi sekitar Rp 100,8 triliun atau 70% dari total prediksi omzet. Sementara lokal sekitar Rp 43,2 triliun. "Maklum saja, tren masyarakat sekarang, mereka lebih percaya merek asing," ujarnya, Senin (12/12).

0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 2500 kali
Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut.
Salin Tulisan



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.