| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.513
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Wow, stiker seks masih terus eksis di Telegram

Kamis, 12 Oktober 2017 / 08:30 WIB

Wow, stiker seks masih terus eksis di Telegram

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Mata pemerintah sepertinya kurang awas. Sampai  Rabu (11/10) pukul 23:00 WIB, situs Telegramhub.net, masih menampilkan dengan bebasnya stiker berbau seks.  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sendiri telah melayangkan notifikasi ke Telegram. “Tim aduan konten sudah menindaklanjuti isu ini dengan berkoordinasi ke Telegram,” ungkap Plt Kepala Humas Kominfo Noor Iza, dalam sebuah grup WhatsApp, Selasa (10/10).

Padahal dari lima penyedia layanan media sosial terbesar di Indonesia, Telegram memberikan respons paling tinggi, sebesar 93,3% dengan memblokir sejumlah konten negatif di saluran publik milik aplikasi asal Rusia tersebut.  Instagram, Facebook, dan Youtube rata-rata memberikan respons sebesar 55%, dengan merespons konten negatif yang tayang di aplikasi mereka. Sedangkan Twitter baru merespons sebesar 22,5% dari aduan publik.

Penelusuran KONTAN, Telegram sejauh ini memang cepat menurunkan (take down) konten yang berbau radikal. Sayang saking cepatnya, beberapa konten yang bukan radikal turut kena banned (blokir). Sebut saja situs ceramah umum agama atau murotal (membaca) Al-Quran. Entah mengapa mereka lambat menurunkan konten berbau seks. Bagaimana Kominfo? Kapan bertemu dengan bos Telegram lagi? 


Reporter: Ahmad Febrian
Editor: Ahmad Febrian

0

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0639 || diagnostic_web = 0.2851

Close [X]
×