kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

GoPay dan Gofood jadi pendongkrak pendapatan Gojek


Senin, 27 Januari 2020 / 15:54 WIB
GoPay dan Gofood jadi pendongkrak pendapatan Gojek
ILUSTRASI. GoPay dan Gofood jadi pendongkrak pendapatan Gojek

Reporter: Annisa Fadila | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga tahun lalu, Gojek tengah naik daun di Indonesia, hal itu di sebabkan Gojek mulai melihat buah dari upayanya untuk menanamkan strategi efisiensi ke dalam bisnisnya. 

CEO GoPay Aldi Haryopratomo menjelaskan, 2019 merupakan tahun yang baik dalam pertumbuhan Gojek, namun hal itu juga menjadi taruhan yang sebelumnya telah ditetapkan mengenai efisiensi serta fokus pada bagaimana memaksimalkan setiap dolar.

Baca Juga: Digitaraya kini mulai mencari start up yang berorientasi pasar global

Sejak didirikan pada tahun 2010 silam, Gojek telah mengumpulkan lebih dari US$ 3 miliar modal dalam 12 putaran. Angka tersebut menunjukkan perolehan yang besar jika dibandingkan dengan perusahaan teknologi lainnya. Namun, hal itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan jumlah yang diperoleh oleh saingan beratnya, yakni Grab.

Dalam total pendanaannya, Grab mencapai lebih dari US$ 9 miliar dalam 29 putaran. Adapun dukungan keuangan yang diterima menjadikan Grab untuk memulai ekspansi regional secara agresif pada awal tahun 2013 silam, baik secara organik maupun anorganik melalui akuisisi operasi Uber di Asia Tenggara.

Hal tersebut berbeda dengan Gojek, yang dimana ia memilih fokus pada pasar Indonesia dan tidak melakukan ekspansi ke pasar baru hingga akhir 2018 lalu.




TERBARU

Close [X]
×