kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45854,38   -8,78   -1.02%
  • EMAS820.000 -10,87%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

ISS incar jasa kebersihan untuk industri.


Kamis, 20 Agustus 2015 / 19:43 WIB
ISS incar jasa kebersihan untuk industri.

Reporter: Bunga Claudya | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pada semester II 2015 PT ISS Indonesia berusaha meraih tender dari badan usaha milik negara (BUMN), seperti dari GMF, PGN, dan PLN untuk memperluas pasar.

Pasalnya, pada semester I-2015 perusahaan jasa ini mengalami pertumbuhan klien lebih dari 10%.


Chief Commercial Officer ISS Indonesia, Faisal Muzakki mengatakan di semester II ini ISS tidak ingin hanya bergerak di jasa office service saja, namun juga jasa kebersihan untuk industri.

"Karena menurut saya itu segmen yang harus kita kembangkan. Belum banyak saya lihat player-nya," ujarnya pada Kontan, Rabu (19/8).

Saat ditanya indusrti apa yang akan dijadikan fokus, Ia mengatakan bidang kelistrikan cukup potensial.

Sebab ISS pun sudah memiliki pengalaman di PLTU Paiton. Namun, Faisal mengatakan hingga saat ini belum ada kontrak baru terkait hal ini.

"Sampai kita dapat (proyek pembangkit) baru kita beritahulah. Kalau tandatangan kontrak, baru kita sampaikan. Tapi kita pasti ke sana. Itu potensial market," ujarnya.

Sementara untuk industri bidang pertambangan serta minyak dan gas, belum ada pengembangan di tahun ini.

"Mining belum. Oil and gas juga mining lagi decline industrinya tahun ini,"ujarnya.

Untuk memacu bisnisnya pada jasa industrial cleaning, ISS menjaga investasinya untuk human development. Saat ini jumlah karyawan di ISS mencapai 55.000 orang.

Vice President Human Capital Development ISS, Ari Kurnianto mengatakan dari turnover perusahaan yakni sebesar Rp2,6 Triliun selalu disisihkan 2% untuk human development.

"Dengan begitu, otomatis akan memperbaiki kesejahteraan dan meningkatkan kualitas pribadi mereka (karyawan)," ujarnya.

Asal tahu saja, tahun lalu ISS mengumpulkan revenue sebesar Rp 2,5 Triliun. Saat ini di Cleaning Service (termasuk office dan gardening) masih menjadi jasa yang dominan dari ISS, yakni sebesar 60%.

Support service dan Security Service (termasuk Access Control) sebesar 30%, sementara 10% dari jasa industrial cleaning, Aircraft Cleaning, on the train cleaning, serta property and maintanance (terdiri dari mechanical & electrical, parking management, dan remote site catering services).

Dengan jumlah mitra ISS Indonesia mencapai lebih dari 3.000 klien dari perusahaan besar dan kecil.

Selanjutnya, selain menargetkan perusahaan BUMN, Faisal bilang, ISS akan mencoba memperluas pasar dengan bermitra dengan perusahaan menengah-besar dengan waktu kontrak minimal 1 tahun.

"Yang jelas kita menghindari yang kecil-kecil sekarang. Kita pun kontrak minimum setahun. Sekarang biasanya kontrak kita 3-5 tahun," ujarnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Pendalaman Strategic Thinking Sukses Berkomunikasi: Mempengaruhi Orang Lain Batch 2

[X]
×