INDUSTRI
Berita
Dirut Merpati: Saya dipecat, bukan mundur

PERGANTIAN DIREKTUR UTAMA MERPATI NUSANTARA AIRLINES

Dirut Merpati: Saya dipecat, bukan mundur


Telah dibaca sebanyak 3500 kali
Dirut Merpati: Saya dipecat, bukan mundur

JAKARTA. Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Sardjono Jhony Tjitrokusumo dikabarkan akan dicopot dari jabatannya. Kabar yang beredar, pengganti dari Sardjono adalah Komisaris Utama Merpati Nusantara Airlines, yaitu Rudi Setyopurnomo.

Rencananya, serah terima jabatan Direktur Utama dari Sardjono Jhony ke Rudi Setyopurnomo akan dilakukan besok Senin (14/5), di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kabar ini disampaikan oleh SVP Corporate Planning Merpati Nusantara Airlines, Erry Wardhana di Jakarta, Minggu (13/5). Erry bilang, sudah ada surat yang mengabarkan mengenai prosesi penggantian jabatan direktur utama maskapai pelat merah ini.

“Surat penggantiannya sudah ada, dan kami menyayangkannya, karena hal ini dilakukan mendadak. Hal ini bisa menyebabkan tongkat estafet kepemimpinan tidak berjalan mulus,” jelas Erry.

Ia menambahkan, selama kepemimpinan Sardjono Jhony, karyawan mulai bekerja dengan nyaman, salah satunya adalah kenaikan gaji sebesar 30% sejak Mei 2010 lalu. Selain itu, Erry bilang, aturan penerbangan yang berlaku kepada pilot juga semakin membaik.

Rencana pergantian yang mendadak terhadap posisi puncak maskapai pelat merah ini ternyata tidak berjalan mulus. Pergantian bos besar mereka itu mendapat penolakan dari pilot dan awak kabin Merpati Nusantara Airlines.

Erry menjelaskan, pergantian jabatan tersebut cukup mengangetkan. Sebab, calon pengganti dari Sardjono Johny nantinya adalah Rudi Setyopurnomo yang baru 1,5 bulan duduk sebagai Komisaris Utama di Merpati Nusantara Airlines.

“Yang kami heran, belum jelas apa alasan penggantian pak Jhony. Kami dengar banyak tuduhan yang disampaikan kepadanya, namun tampaknya pak Jhony tidak diberi kesempatan untuk membela diri di depan forum, malah tiba-tiba diganti,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi hari ini (14/5), Sardjono Jhony membenarkan dirinya akan diganti oleh Rudi Setyopurnomo. “Saya dipecat, bukan mundur. Kalau saya diminta mundur, maka saya akan mundur,” tegasnya.

Ia menambahkan, memang banyak tuduhan miring yang dialamatkan kepadanya. Sayangnya, Jhony enggan merinci bentuk tuduhan tersebut.

Sebelumnya, Jhony pernah meminta mundur saat terjadi kasus kecelakaan pesawat Merpati MA-60 yang jatuh di Perairan Kaimana, Papua, 7 Mei 2011. Permintaan mundur diutarakannya saat rapat dengar pendapat di DPR beberapa waktu lalu.

Namun, permintaan mundur tersebut tidak diterima oleh menteri negara BUMN Dahlan Iskan.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 3500 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..