kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Green Nitrogen bantah isu pemalsuan nitrogen


Senin, 16 November 2015 / 16:29 WIB
Green Nitrogen bantah isu pemalsuan nitrogen


Reporter: Merlina M. Barbara | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. PT Global Insight Utama-Green Nitrogen membantah tudiangan adanya pemalsuan isi ulang nitrogen di salah satu gerai pertamina.

CEO PT Global Insight Utama-Green Nitrogen Adang Wijaya menegaskan isu itu sama sekali tidak benar.

"Sayangnya kenapa pihak yang merasa dirugikan tidak menyebutkan waktu, tempat, dan merek mana yang melakukan pemalsuan," ujarnya, Senin (16/11).

Meski tidak menyebutkan merek, namun berita yang beredar mencatut foto lawas dari salah satu gerai milik Green Nitrogen. Akibatnya, Green Nitrogen mengalami banyak aksi teror sejak isu ini mencuat.

Sebelumnya, seorang bernama Franz Borgiaz di akun Facebooknya menuding adanya pemalsuan isi ulang Nitrogen. Ketika itu dirinya hendak mengisi ban mobil dengan nitrogen tapi tidak menjumpai adanya tabung nitrogen.

Dari situ, ia meyakni gerai pengisian nitrogen itu berbuat curang karena mengisi ban mobilnya dengan angin biasa bukan Nitrogen.

Adang meyakini, isu ini berkembang atas dasar ketidakpahaman masyarakat luas terhadap perkembangan teknologi pengisian Nitrogen.

Ia menjelaskan, proses pengisian Nitrogen ke ban kendaraan memiliki dua metode, yakni melalui tabung (konvensional) dan mesin nitrogen generator (terbaru). Mesin ini sendiri telah hadir lebih dari lima tahun yang lalu. “Pahamilah bahwa teknologi sudah semakin portable dan berkembang lebih dari lima tahun lalu,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×