kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Ciptakan Efisiensi 17% di 2025, Fundamental Keuangan PGN Makin Kuat


Sabtu, 07 Maret 2026 / 18:11 WIB
Ciptakan Efisiensi 17% di 2025, Fundamental Keuangan PGN Makin Kuat


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mencatat fundamental bisnis yang tetap solid sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika industri energi.

Hal ini tercermin dari capaian EBITDA sebesar US$971,2 juta dengan arus kas operasi yang tetap positif di level US$657,1 juta.

Selain itu, perseroan juga mencatat posisi kas dan setara kas sebesar US$1,3 miliar pada akhir tahun 2025, yang mencerminkan kapasitas likuiditas perusahaan tetap terjaga.

Baca Juga: Lebih Cepat, PLN Selesaikan Proyek Elektrifikasi East Coast Rail Link (ECRL) Malaysia

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, stabilitas kinerja tersebut tidak terlepas dari disiplin pengelolaan keuangan serta langkah efisiensi yang terus dilakukan perusahaan.

“PGN konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio bisnis. Langkah efisiensi serta optimalisasi operasional menjadi bagian penting untuk menjaga ketahanan perusahaan menghadapi dinamika industri energi,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).

Salah satu upaya efisiensi tersebut tercermin dari penurunan beban umum dan administrasi sebesar US$33,3 juta, atau sekitar 17% dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan audited, sepanjang tahun 2025 PGN membukukan pendapatan sebesar US$3,9 miliar dengan laba bersih US$215,4 juta atau sekitar Rp3,6 triliun.

Kinerja tersebut ditopang oleh aktivitas bisnis inti PGN di sektor midstream dan downstream, khususnya pada kegiatan transmisi dan distribusi gas bumi serta pengembangan infrastruktur LNG.

Baca Juga: Danantara Umumkan 2 Perusahaan China Jadi Pemenang Proyek Pembangkit Sampah

Di sisi operasional, volume transmisi gas bumi tercatat mencapai 1.609 MMSCFD, meningkat sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, volume regasifikasi LNG melalui fasilitas FSRU Lampung dan Terminal Arun mencapai 254 BBTUD.

Perseroan juga terus memperkuat infrastruktur energi dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi sepanjang 2025, sekaligus menjaga tingkat keandalan operasional yang mencapai 98,84%.

Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi serta pengelolaan keuangan yang disiplin, Fajriyah menyatakan PGN optimistis dapat terus menjaga stabilitas usaha sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×