: WIB    --   
indikator  I  

Kaltim Nitrate akan berproduksi akhir Februari

BONTANG. Pabrik amonium nitrate, milik PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) akan beroperasi mulai Februari 2012. Pabrik diproyeksikan mampu memproduksi 300.000 ton amonium nitrate prilled per tahun. Untuk tahap awal, KNI berencana memproduksi sekitar 190.000 ton sampai akhir tahun ini.

Antung Pandoyo, Presiden Direktur PT Kaltim Nitrate Indonesia mengungkapkan, hasil produksi akan di distribusikan untuk pasar dalam negeri yang sedang berkembang 7% sampai 9% per tahun.

Tahun lalu, permintaan amonium nitrate dalam negeri mencapai 500.000 ton, sedangkan tahun ini permintaan berpotensi naik menjadi 600.000 ton. "Selama ini, 90% pasar di isi impor," ungkap Antung baru-baru ini.

Dengan total kapasitas produksi 300.000 ton per tahun, Antung berharap tahun 2013 bisa menjadi penguasa pasar amonium nitrate di dalam negeri. Selama ini, KNI sudah memiliki pasar amonium nitrate dari perusahaan tambang seperti; Kaltim Prima Coal (KPC), Newmont dan beberapa tambang lain.

Sebelum pabrik beroperasi, KNI sebelumnya mengimpor amonium nitrate sebanyak 250.000 ton per tahun. Realisasi impor untuk memenuhi permintaan pelanggan mereka, salah satunya KPC yang rutin membeli 100.000 ton amonium nitrate. "Kami akan kurangi jumlah impor amonium nitrate setelah pabrik beroperasi," harap Chrisna Deva Pritapratama, Direktur PT KNI.

Asal tahu saja, amonium nitrate ini merupakan salah satu bahan baku untuk peledak, yang berguna bagi industri pertambangan


Reporter Avanty Nurdiana
Editor Asnil Bambani Amri
INDUSTRI AMONIUM NITRATE

Feedback   ↑ x