kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Kembangkan sejumlah proyek kilang, ini yang dilakukan Pertamina


Senin, 27 Juli 2020 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Pertamina bersama Menko Marves, Menteri ESDM, Menteri Kelautan dan Perikanan, Dirjen Cipta Karya KemenPUPR dan Wagub Jateng mengunjungi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap 


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memastikan langkah akuisisi perusahaan yang termasuk dalam industri pendukung kilang kendati tengah mengembangkan sejumlah proyek kilang beberapa tahun ke depan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, pihaknya bakal tetap menjaga ekosistem industri yang ada bahkan menggandeng industri pendukung kilang untuk turut dikembangkan.

Baca Juga: Investasi hulu migas tertekan, pemerintah prioritaskan transisi Rokan

"Jadi kalaupun lakukan backward integration adalah untuk yang sifatnya import substitution (pengganti impor) contohnya seperti katalis," terang Nicke dalam diskusi virtual, Minggu (26/7).

Nicke menjelaskan, saat ini Pertamina bersama Institut teknologi Bandung dan PT Pupuk Indonesia tengah menjalin kerjasama pembangunan pabrik katalis.

Baca Juga: Konsumsi BBM Pertamina cenderung meningkat sejak PSBB dilonggarkan

Menurutnya, langkah akuisisi maupun backward integration tidak secara asal dilakukan. Langkah tersebut baru akan ditempuh jika memang secara kompetisi sejalan dengan Pertamina dan sesuai dengan inti kompetensi Pertamina.

"Jangan sampai kalau kita lakukan nanti malah mengecilkan peran ekosistem bisnis yang selama ini support Pertamina," tandas nicke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×