kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Mondelez mencuil gurihnya bisnis sarapan


Rabu, 23 November 2016 / 12:30 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Produsen makanan dan minuman asal Amerika Serikat ingin mencuil gurih potensi bisnis makanan sarapan di Indonesia. Berdasarkan riset Mondelez Indonesia, nilai bisnis makanan sarapan di Indonesia tahun lalu mencapai Rp 31,6 triliun.

Meski baru muncul belakangan lewat produk biskuit Belvita pada 19 April lalu, Mondelez tak jiper. Mereka yakin, menyodorkan biskuit sebagai sarapan menjadi tawaran berbeda dibandingkan produk lain. "Bisnis biskuit di pasar Indonesia sangat besar sekali. Kontribusi bisnis biskuit pada keseluruhan produk kami, di atas 50%,” katanya," kata Sunil Taldar, Presiden Direktur Mondelez Indonesia, Selasa (22/11).

Namun, Mondelez sadar identitas nama menjadi salah satu pertimbangan konsumen. Dus, mereka berharap nama perusahaan bisa semakin dikenal di pasaran Indonesia pasca menghadirkan produk Belvita. Mondelez memiliki tiga pabrik di Jawa Barat, yakni Cikarang, Karawang dan Bandung. Tak menutup kemungkinan Mondelez akan menambah pabrik. 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×