: WIB    —   
indikator  I  

Ponsel 4G terbaru OPPO capai TKDN 30,65%

Ponsel 4G terbaru OPPO capai TKDN 30,65%

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menjadi mutlak bagi vendor-vendor ponsel di Indonesia. Apalagi setelah wajib pemenuhan TKDN 30% untuk ponsel berbasis jaringan 4G.

Vendor seperti PT Indonesia Oppo Electronics  jauh-jauh hari telah mengusahakan pemenuhan tersebut. "Untuk ponsel kami yang baru, seri F5 itu TKDN sudah 30,65%," ujar Aryo Meidianto PR Manager PT Indonesia Oppo Electronics kepada Kontan.co.id (12/10).

Sejak 2015 yang lalu Oppo telah memproduksi secara eksklusif produknya di pabrik daerah Mauk, Tangerang, Banten. Adapun investasi untuk produksi pertama tersebut menelan dana US$ 30 juta.

"Waktu pertama baru enam lini produksi, kalau sekarang sudah 28 lini," ungkap Aryo. Oleh karenanya kapasitas produksi OPPO setiap bulannya mencapai 1 juta unit.

Soal aturan TKDN, OPPO tidak merasa memiliki kendala yang berarti. Hanya saja, jika pemerintah suatu saat meningkatkan lagi standar TKDN tentu harus dibarengi industri penyokong lainnya. "Seperti pabrik hardware, yang produksi motherboard dan lain sebagainya," kata Aryo.

Lebih lanjut ia mencontohkan, meniru industri mobil yang dapat memenuhi TKDN tinggi lantaran industri penyokong seperti spare parts dan bahan baku eksis dan beroperasi penuh.

 


Reporter Agung Hidayat
Editor Rizki Caturini

SMARTPHONE / PONSEL PINTAR

Feedback   ↑ x
Close [X]