INDUSTRI
Berita
Ratifikasi tarif kerjasama ASEAN Australia New Zealand telah dilakukan

KERJASAMA EKONOMI

Ratifikasi tarif kerjasama ASEAN Australia New Zealand telah dilakukan


Telah dibaca sebanyak 833 kali

JAKARTA. Ratifikasi tarif perjanjian kerjasama perdagangan bebas antara ASEAN-Australia-New Zealand (AANZFTA) sudah dilakukan.

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, mengatakan, ratifikasi itu telah diumumkan menteri perdagangan Australia dan New Zeland. Meski tak merinci isi ratifikasi itu, yang jelas kerjasama antara tiga wilayah tersebut saling bergantung, serta akan menimbulkan efek positif.

Gita berharap, dengan kerjasama ini bisa meningkatkan investasi di masing-masing negara, tak melulu kerjasama perdagangan.

Menurutnya, Australia sangat maju dalam hal teknologi peternakan. "Sehingga tidak hanya malah pertambangan, tetapi peternakan memiliki propek yang baik," ujar Gita.

Sebelumnya para pengusaha mengkhawatirkan jika perjanjian ini hanya akan menguntungkan kedua negara itu, terutama Australia. Maklum saja, Negeri Kanguru itu memiliki hampir seluruh komoditi yang dibutuhkan Indonesia. Alih-alih menggenjot ekspor, Indonesia malah kebanjiran produk Australia seperti daging sapi, kapas, batubara, dan susu.

Masalah lain, Indonesia belum memiliki undang-undang perdagangan. Padahal, beleid ini bakal mampu memproteksi industri dalam negeri dari serbuan berbagai produk asing.

Editor: Rizki Caturini
Telah dibaca sebanyak 833 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..