Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak serta-merta memberikan keuntungan lebih besar bagi industri kelapa sawit.
Penjualan neto Kimia Farma tercatat sebesar Rp 7,08 triliun, tumbuh 0,96% secara tahunan dibandingkan Rp 7,01 triliun pada September 2025.