kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Achmad Zakky berharap tahun ini BukaLapak naik kelas menjadi Decacorn


Kamis, 27 Juni 2019 / 12:49 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BukaLapak terus melakukan pengembangan dan inovasi bisnis selama setahun terakhir. Selain memperbaiki layanan dan tampilan, manajemen BukaLapak juga berinvestasi di sektor sumber daya manusia.

Achmad Zakky, Founder dan CEO BukaLapak menjelaskan bahwa saat ini jumlah engineer BukaLapak meningkat lebih dari dua kali lipat. Kalau dulu jumlah engineer hanya seribu orang, saat ini jumlahnya sudah mencapai 2.500 orang engineer.

"Kami investasi besar-besaran pada pengembangan produk dan layanan. Saat ini tampilan kami sangat improve dengan kecepatan yang baik," ujarnya di Jakarta, Kamis (27/6).

Tak hanya itu, manajemen juga melakukan pengembangan dan perombakan besar-besaran di SOP internal supaya lebih sempurna. Harapannya hal ini bisa membuat BukaLapak menjadi perusahaan yang bisa dipercaya investor.

"Mudah-mudahan BukaLapak di tahun ini bisa menjadi Decacorn. Kami tahun kemarin tumbuh sekitar 3 kali lipat, industri e-commerce masih tumbuh luar biasa. Harapannya tahun ini mengalami pertumbuhan yang sama," lanjutnya.

Asal tahu saja, untuk menjadi Decacorn artinya manajemen harus memiliki valuasi di atas US$ 10 miliar. Ia menjelaskan saat ini secara market cap, BukaLapak sudah masuk ke dalam jajaran Top 50 Company di Indonesia, peluang naik kelas ke Decacorn juga terbuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×