kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

ADHI reorganisasi dua anak perusahaannya


Senin, 23 April 2012 / 20:54 WIB
ILUSTRASI. ROTI tidak akan melakukan buyback jika harga saham di pasar sudah melebihi Rp 1.600 per saham.


Reporter: Lili Sunardi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Cerahnya bisnis properti dan real estate mendorong perusahaan konstruksi PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melakukan reorganisasi. Dua anak perusahaannya ADHI akan dipersiapkan untuk terjun di bisnis properti ddan real estate.

Kurnadi Gularso, Sekretaris Perusahaan ADHI bilang, sejak Februari 2012 lalu, perseroan merubah nama dan bidang usaha dua anak perusahaannya. Pertama, PT Adhi Realty yang semula bergerak di bidang usaha properti dan real estate berubah menjadi PT Adhi Persada Properti yang fokus menggarap bisnis properti.

Kedua, PT Adhicon Persada yang semula bergerak di bidang konstruksi skala menengah ke bawah, berubah menjadi PT Adhi Persada Realty yang akan menggarap sektor real estate. Dengan perubahan ini, diharapkan dapat menggenjot kontribusi pendapatan dari sektor properti dan real estate.

“2011 kemarin, sektor properti dan real estate hanya berkontribusi tidak lebih 5% terhadap total pendapatan ADHI yang sebesar Rp 12 triliun . Dengan reorganisasi, kami harapkan mampu menggenjot kontribusinya menjadi 20% hingga 40% sampai lima tahun mendatang,” terang Kurnadi saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/4).

Dia mengungkapkan, perubahan bidang usaha dua anak usahanya tersebut diharapkan mampu mengambil pasar pengembangan properti dan real estate milik pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN). Pasalnya, selama ini 92% proyek yang dikerjakan ADHI merupakan proyek milik pemerintah dan BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×