kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

AP II perketat keamanan bandara


Kamis, 14 Januari 2016 / 20:00 WIB
AP II perketat keamanan bandara


Sumber: Antara | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA .PT Angkasa Pura II memperketat keamanan seluruh 13 bandara yang dikelolanya menyusul terjadinya aksi teror bom di Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis siang.

Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi dalam siaran pers di Jakarta, Kamis mengatakan koordinasi dengan TNI dan Polri akan semakin diintensifkan untuk memastikan keamanan di seluruh kawasan bandara dan keselamatan bagi penumpang pesawat.

Adapun sejak Desember 2015 status bandara-bandara di bawah PT Angkasa Pura II (Persero) termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah ditingkatkan dari status hijau menjadi kuning.

"Hasil koordinasi dengan pihak Otoritas Bandara, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan bandara-bandara lain di bawah pengelolaan AP II sejak akhir tahun lalu berstatus kuning dalam artian pengamanan telah diperketat," katanya.

Terkait dengan kejadian hari ini, lanjut dja, telah diinstruksikan kepada seluruh bandara agar semakin intensif berkoordinasi dengan TNI dan Polri, di mana sebagai bentuk kewaspadaan maka frekuensi patroli pengamanan ditingkatkan untuk menyisir area publik, area parkir, dan memeriksa kendaraan secara acak.

"Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta operasional penerbangan masih berjalan normal baik itu rute domestik maupun internasional," katanya.

Budi menyebutkan khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, selain Aviation Security juga bersiaga sebanyak 150 personel Polri dan 332 personel TNI untuk menjaga keamanan bandara yang merupakan salah satu obyek vital nasional.

Di samping itu, lanjut dia juga dioperasikan sekitar 1.500 kamera pengintai untuk melakukan pemantauan selama 24 jam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×