kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Bahlil Resmikan Tambahan Produksi Gas Proyek Jangkrik-Maha, Investasi Rp 15 Triliun


Kamis, 22 Oktober 2026 / 14:14 WIB
Bahlil Resmikan Tambahan Produksi Gas Proyek Jangkrik-Maha, Investasi Rp 15 Triliun
ILUSTRASI. Bahlil resmikan proyek gas JNE-6 dan Maha South Hub yang menambah produksi 290 MMSCFD dengan investasi Rp 15,1 triliun. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BALIKPAPAN. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia meresmikan tambahan produksi gas dari Sumur JNE-6 Dir A dan pengembangan Lapangan Maha South Hub di Balikpapan, Kamis (22/10/2026).

Bahlil menjelaskan, pengembangan kedua proyek tersebut melibatkan perusahaan migas multinasional Eni serta Searah, perusahaan patungan atau joint venture (JV) antara Eni dan Petronas.

Tambahan produksi dari Sumur JNE-6 Dir A diperkirakan mencapai 60 MMSCFD. Sementara itu, Lapangan Maha ditargetkan mulai berproduksi pada akhir Oktober 2026 dengan kapasitas sekitar 230 MMSCFD dari dua sumur.

"Hari ini berarti kita resmikan kurang lebih sekitar 60 MM, ditambah fasilitas yang siap untuk kita produksi lagi di akhir bulan ini 230. Artinya ini ada penambahan sekitar 290 MM. Ini adalah sebuah angka yang tidak sedikit," ujar Bahlil dalam Peresmian Penerimaan Gas JNE-6 dan Fasilitas Produksi Lapangan Maha South Hub, Balikpapan, Kamis (22/10/2026).

Menurut Bahlil, tambahan pasokan dari kedua proyek tersebut akan meningkatkan produksi gas dari level eksisting sekitar 450 MMSCFD menjadi sekitar 750 MMSCFD.

Pemerintah juga menargetkan produksi gas mencapai 3.000 MMSCFD pada 2028–2029 mendatang.

"Sekarang berarti overall sudah mencapai 750 karena existing kurang lebih sekitar 450, sekarang tambah lagi kurang lebih sekitar 300 berarti sudah mencapai 750 MM, nanti 2028-2029 akan mencapai 3.000 MM," kata Bahlil.

Sejalan dengan peningkatan produksi tersebut, pemerintah akan mengutamakan pemenuhan kebutuhan gas di dalam negeri sebelum mengalokasikan sebagian pasokan untuk ekspor.

"Saya menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, kita akan memprioritaskan kebutuhan domestik terlebih dahulu, setelah itu sebagiannya kita akan melakukan ekspor," ungkap dia.

Selain investasi pengembangan kedua proyek yang mencapai US$ 840 juta atau setara Rp 15,1 triliun, Bahlil mengungkapkan bahwa kegiatan survei untuk kedua fasilitas produksi tersebut membutuhkan investasi sekitar US$ 100 juta.

"Ini bukan pekerjaan kecil, apalagi dilakukan survei kurang lebih sekitar 12.000 kilometer persegi ya, dengan total investasi kurang lebih sekitar US$ 100 juta," imbuh dia.

Pengembangan Lapangan Maha dan Sumur JNE-6

Sebagai informasi, pengembangan Lapangan Maha saat ini telah memasuki tahap eksekusi. Kampanye instalasi proyek tersebut dimulai pada 3 September 2026, dengan target produksi perdana pada akhir Oktober 2026.

Integrasi dengan Proyek Maha diperkirakan meningkatkan produksi fasilitas produksi terapung (floating production unit/FPU) Jangkrik dari 550 MMSCFD menjadi 750 MMSCFD.

Dalam evaluasi lapangan, Eni melakukan pengeboran Sumur Maha-2 dan menemukan lapisan pasir yang mengandung gas bersih (net gas-bearing sands) dengan ketebalan mencapai 43 meter.

Sementara itu, Sumur JNE-6 Dir A dikembangkan untuk meningkatkan produksi gas dengan mengoptimalkan infrastruktur produksi yang sudah tersedia di Lapangan Jangkrik. Dengan pendekatan tersebut, peningkatan produksi dapat dilakukan tanpa perlu membangun fasilitas baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×