kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Beli satelit, BRI tunggu pemilu selesai


Kamis, 27 Maret 2014 / 12:37 WIB
ILUSTRASI. Boruto Episode 274: Sinopsis dan Jadwal, Boruto Menjalankan Misi Bersama Sasuke


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rencana PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk membeli satelit tampaknya akan sedikit tertahan. Pasalnya BRI harus menunggu pemilu legislatif selesai. Itu artinya, pembelian satelit BRI diperkirakan akan memulai prosesnya pada bulan Mei.

Direktur Utama BRI Sofyan Basir menjelaskan setelah pemilu legislatif selesai, birokrasi akan lebih cepat. Soalnya, saat ini para pemangku kepentingan tengah sibuk mengikuti kampanye. "Mudah-mudahan setelah pemilu legislatif, soalnya sekarang sibuk semua," ujar Sofyan, di Menara BRI Jakarta, Kamis (27/3).

Selain menunggu pemilu legislatif selesai, pihak BRI juga menunggu keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring. Jika dikeluarkan keputusannya, pembangunan satelit BRI yang baru mulai dilaksanakan. "Satelit kita menunggu keputusan Menkoinfo," jelas Sofyan.

Sebelumnya diberitahukan BRI telah mengalokasikan dana investasi sebesar 250 Juta dollar AS untuk satelit baru BRI. Pembangunan satelit BRI memakan waktu dua tahun.

Pembuatan satelit pribadi karena delapan provider yang digunakan BRI sudah tidak mampu menampung aktivitas transaksi di 22.000 titik ATM BRI. Selama ini BRI menyewa 22 transponder di 22 ribu titik komunikasi untuk menampung jaringan data di ATM. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×