kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Belitung Harus Hindarkan Laut dari Pencemaran


Sabtu, 15 Mei 2010 / 12:00 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

BELITUNG. Aji Sularso, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Perikanan (PS2DKP) Kementerian Kelauatan Perikanan, berharap pembangunan Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tidak menggerus kawasan perikanan yang sangat sensitif dengan pencemaran.

”Kondisi laut mesti dijaga supaya tidak terjadi pencemaran,” harap Aji. Memang, pemintaan dari Aji cukup beralasan. Karena kawasan KEK yang diusulkan oleh Pemkab tersebut jaraknya hanya 5-10 km dari kawasan pembudidayaan perikanan.

Bahkan Abeng, salah satu pengusaha ikan kerapu mengkhawatirkan adanya pencemaran dari kapal-kapal yang bersandar maupun industri yang ada di KEK.

Jika memang KEK terwujud tanpa penglolaan lingkungan yang baik, maka Abeng dan nelaayan lainnya harus siap-siap hengkag dari pulau tersebut.

”kami terpaksa mencari pulau lain, jika KEK tersebut mencemari lautan ini,” kata Abeng yang menghidupi sekitar 200 pembudidaya dan penangkap ikan kerapu di perairan Belitung itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×