kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bidik Pengembangan Bisnis di Kawasan IKN Baru, Simak Rencana Bisnis Chitose (CINT)


Minggu, 23 Januari 2022 / 16:28 WIB
Bidik Pengembangan Bisnis di Kawasan IKN Baru, Simak Rencana Bisnis Chitose (CINT)
ILUSTRASI. PT. Chitose International Tbk. KONTAN/BAihaki/


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen furnitur PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengakui program pengembangan ibu kota negara baru (IKN) yang berlokasi di Penajem Panser Utara, Kalimantan menjadi potensi bisnis bagi Chitose.

Direktur PT Chitose Internasional Tbk Helina Widayani menyatakan pihaknya memerlukan pendekatan agar kebutuhan furnitur kantor pemerintahan IKN dapat memakai produknya.

"Tentu saja pembangunan IKN menjadi potensi bisnis buat Chitose, selaku produsen furniture perkantoran dalam negeri. Kami coba melakukan pendekatan agar kebutuhan furniture kantor-kantor pemerintahan IKN dapat memakai produk dalam negeri yakni Chitose," tuturnya, Minggu (23/1).

Mengenai strategi bisnis, Chitose memiliki anak perusahaan di Samarinda yang relatif dekat sehingga kebutuhan dapat disuplai oleh perseroan.

Helina menambahkan CINT akan melihat dari kebutuhan IKN terhadap produk chitose. Menurutnya, jika masih dapat disuplai dari pabrik di Cimahi maka Chitose tidak sampai membuka pabrik baru di IKN.

Baca Juga: Chitose Internasional (CINT) berharap bisnisnya segera pulih

Anak perusahaan Chitose yang di Samarinda, PT Sejahtera Samarinda Furindo bergerak pada wilayah Kalimantan dan Indonesia timur. 
Dengan IKN di wilayah tengah Indonesia,CINT optimistis ekonomi swasta juga akan bergerak simultan sehingga secara tidak langsung kebutuhan pasar akan meningkat. 
"Kami ambil peluang tersebut, pendekatan terus dibangun ke para agen kami dan juga instansi, baik pemerintah daerah maupun swasta, sehingga produk Chitose telah dikenal baik dan pada saatnya dibutuhkan para pihak telah memiliki referensi," urainya.

CINT mengakui belum menyiapkan dana khusus untuk pengembangan bisnis di kawasan IKN. Namun pihaknya menilai, pengembangan IKN selaras pula dengan pengembangan bisnis yang dilakukan oleh Perseroan di kawasan tersebut sejak 2017.

Chitose memastikan agar pembangunan kantor administrasi Pemerintah di Kalimantan bisa memakai produk CINT.

"Kami berharap pemerintah dapat memakai produk dalam negeri untuk kebutuhan furniture kantornya yakni Chitose," tutup Helina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×