kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Blitz bersiap membuka delapan bioskop baru di 2016


Senin, 28 Maret 2016 / 11:21 WIB


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Graha Layar Prima Tbk berambisi menambah jumlah layarnya dengan membuka bioskop baru. Rencananya, akan ada sekitar delapan bioskop baru CGV Blitz yang akan hadir tahun ini. 

Rencana tersebut sejalan dengan keyakinan emiten dengan kode saham BLTZ, soal perkembangan bisnis bioskop yang akan terus berkembang pesat. Optimisme ini disokong oleh perkembangan perfilman Indonesia yang juga sedang tumbuh pesat.

"Rencananya akan ada delapan bioskop baru. Bioskop tersebut akan dibangun di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Utara," ujar Mutia Resty, Corporate Secretary CGV Blitz kepada KONTAN pekan lalu Sayangnya Mutia tak memerinci berapa investasi yang disiapkan.

Mutia belum bisa memastikan berapa jumlah layar yang akan bertambah. Katanya, setiap bioskop memiliki jumlah layar berbeda-beda. Hingga kini, CGV Blitz memiliki 19 bioskop dengan total 139 layar yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Dari delapan bioskop baru tersebut, sebagian besar masih dalam proses pembangunan. "Kami perkirakan, beberapa bisa selesai akhir semester I-2016 atau awal semester II mendatang," imbuh Mutia.

Sebelumnya, Mutia pernah mengungkapkan, bioskop-bioskop baru Blitz itu juga akan dilengkapi fasilitas yang lebih menarik. "Kami sedang mengembangkan bioskop khusus (special cinema) dengan teknologi efek film seperti 4DX, lalu ruangan bioskop yang luas (starium), juga layar lengkung (sphere X)," kata Mutia.

Tahun ini, BLTZ bakal menayangkan sebanyak 130 film lokal dan 220 film asing dari Hollywood dan negara lain. "Kami optimistis bisnis bioskop positif," ujar Mutia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×