kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bos Pertamina Bantah Ada Monopoli Bisnis SPBU di Indonesia


Kamis, 11 September 2025 / 16:50 WIB
Bos Pertamina Bantah Ada Monopoli Bisnis SPBU di Indonesia
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Pertamina menegaskan tidak ada praktik monopoli dalam bisnis bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada praktik monopoli dalam bisnis bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pernyataan ini menanggapi isu terkait mekanisme pembelian BBM oleh SPBU swasta dari Pertamina.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, proses komunikasi antara Pertamina dengan badan usaha SPBU swasta masih berlangsung di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurutnya, tudingan monopoli tidak berdasar karena seluruh badan usaha mendapat alokasi impor sesuai kebutuhan masing-masing.

Baca Juga: Pertamina Targetkan RDMP Balikpapan Beroperasi November 2025

“Kalau kita melihat sebenarnya begini ya, apalagi ada yang sempat seolah-olah ada monopoli. Tidak, tidak ada sama sekali monopoli. Jadi Kementerian ESDM, BPH Migas semua tentunya memberikan kuota impor sesuai dengan kebutuhan pada saat itu ya. Tentunya kalau kita lihat juga, kita cek saat ini untuk yang swasta itu alokasinya juga sudah sesuai dengan permintaan. Begitu juga Pertamina,” kata Simon ditemui di Kompleks DPR RI, Kamis (11/9).

Simon menambahkan, stok BBM Pertamina hingga akhir tahun dalam kondisi aman. Namun, pihaknya tetap melakukan evaluasi rutin melihat perkembangan pasar energi global.

“Stok Pertamina tentunya masih cukup ya sampai akhir tahun. Tapi ya kita sambil lihat lagi keadaan,” ujarnya.

Pertamina juga membuka peluang penyaluran BBM kepada SPBU swasta, namun mekanisme teknisnya masih dibahas bersama tim terkait.

“Itu masih dalam tahap pembicaraan tim kita dengan tim,” tutur Simon.

Baca Juga: Pertamina Lepas Bisnis Non Core, Pelita Air Bakal Bergabung dengan Garuda Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×