kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BP Migas Minta KKKS Tekan Undercover Cost


Selasa, 01 September 2009 / 11:56 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Panitia Anggaran dan Departemen Keuangan menyepakati diturunkannya biaya pengganti eksplorasi dan produksi migas (cost recovery) dalam RAPBN 2010; dari angka US$ 13 miliar menjadi US$ 12,005 miliar.

Menyikapi kesepakatan tersebut, Kepala BP Migas Raden Priyono menyebut instansinya akan meminta seluruh perusahaan kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) untuk dapat lebih berhemat dalam melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi tahun depan.

"Kita minta mereka melakukan efisiensi. Bagaimana caranya supaya undercover cost nya bisa ditekan, tetapi produknya nggak turun. Satu-satunya cara ya mereka harus efisien," kata Priyono, Selasa (1/9).

Seperti diketahui, Panitia Anggaran DPR dan pemerintah juga sudah menyepakati target produksi minyak tahun depan sebesar 965.000 barel per hari (bph).

Menurut Priyono, seluruh pihak harus menunggu sampai Oktober untuk mengetahui apakah seluruh KKKS patuh terhadap permintaan BP Migas tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×