kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BP Migas Minta KKKS Tekan Undercover Cost


Selasa, 01 September 2009 / 11:56 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Panitia Anggaran dan Departemen Keuangan menyepakati diturunkannya biaya pengganti eksplorasi dan produksi migas (cost recovery) dalam RAPBN 2010; dari angka US$ 13 miliar menjadi US$ 12,005 miliar.

Menyikapi kesepakatan tersebut, Kepala BP Migas Raden Priyono menyebut instansinya akan meminta seluruh perusahaan kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) untuk dapat lebih berhemat dalam melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi tahun depan.

"Kita minta mereka melakukan efisiensi. Bagaimana caranya supaya undercover cost nya bisa ditekan, tetapi produknya nggak turun. Satu-satunya cara ya mereka harus efisien," kata Priyono, Selasa (1/9).

Seperti diketahui, Panitia Anggaran DPR dan pemerintah juga sudah menyepakati target produksi minyak tahun depan sebesar 965.000 barel per hari (bph).

Menurut Priyono, seluruh pihak harus menunggu sampai Oktober untuk mengetahui apakah seluruh KKKS patuh terhadap permintaan BP Migas tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×