kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

BPPT turut kembangkan PLTP modular di Indonesia


Kamis, 25 Februari 2021 / 14:10 WIB
BPPT turut kembangkan PLTP modular di Indonesia
ILUSTRASI. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan inovasi teknologi di sektor ketenagalistrikan, yakni dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) modular.

Direktur Pusat Pengkajian Industri Manufaktur, Telematika, dan Elektronika BPPT Andhika Prastawa menyampaikan, BPPT tengah melakukan studi kelayakan pembangunan PLTP Modular di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dikelola Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Gunung Sibayak, Sumatera Utara.

“PLTP Modular berbeda dengan PLTP pada umumnya karena kapasitasnya lebih kecil yaitu 2x3 megawatt (MW),” ujar dia dalam webinar, Rabu (25/2).

Baca Juga: Pertamina memulai program pengembangan EBT

Lantaran kapasitasnya mini, PLTP Modular tentu memiliki keunggulan dari sisi mobilisasi dan instalasi yang lebih cepat. PLTP ini juga fleksibel karena dapat ditempatkan pada kepala sumur di manapun. Biaya investasi PLTP Modular juga lebih kompetitif, yakni kurang dari US$ 2 juta per MW. PLTP ini tentu layak secara ekonomis dan teknis.

Andhika menambahkan, PLTP Modular juga mampu menghasilkan listrik dengan cepat begitu sumur siap berproduksi. Selain itu, PLTP Modular juga didesain dengan konsep mobile power plant sehingga dapat dipindahkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

“Dengan karakteristik seperti itu, PLTP Modular sangat cocok untuk mensubtitusi PLTD di wilayah yang punya potensi panas bumi. Harga listriknya juga sudah bisa bersaing dengan energi fosil,” ungkap dia.

Tak hanya itu, pengembangan PLTP Modular juga menjadi kesempatan untuk memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri. Pasalnya, dengan kapasitas yang tergolong mini, komponen-komponen pembentuk PLTP Modular sebagian besar sudah bisa didapatkan dari industri dalam negeri.

Selanjutnya: Bakal dibentuk holding, begini strategi pengembangan panas bumi dari tiga BUMN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×