kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.864   -79,24   -1,33%
  • KOMPAS100 761   -9,05   -1,18%
  • LQ45 590   -4,50   -0,76%
  • ISSI 201   -3,89   -1,90%
  • IDX30 329   -2,36   -0,71%
  • IDXHIDIV20 423   -1,46   -0,34%
  • IDX80 87   -0,86   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,59   -0,51%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

Bulog Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Kopdes Merah Putih, Ini Sebarannya


Kamis, 15 Oktober 2026 / 20:11 WIB
Bulog Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Kopdes Merah Putih, Ini Sebarannya
ILUSTRASI. Stok beras di Kaltim dan Kaltara (ANTARA FOTO/Angga Palguna)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog menyalurkan sebanyak 53,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke 107 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penyaluran ini dilakukan untuk mendukung operasional serentak Kopdes Merah Putih mulai hari ini, Kamis (15/10/2026). 

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog siap memenuhi kebutuhan beras SPHP untuk mendukung operasional KDKMP. Bulog juga tidak akan membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi koperasi tersebut.

“Kami mendukung penuh kesiapan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi dengan tidak membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi KDKMP,” ujar Ahmad Rizal dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).

Baca Juga: Tak Tambah RS Baru hingga 2027, SRAJ Fokus Genjot Utilisasi Mayapada Hospital

Menurut Rizal, Bulog juga terus memperkuat koordinasi agar proses pemesanan hingga pengiriman beras SPHP ke gerai koperasi berjalan lancar. Kelancaran distribusi tersebut diperlukan agar kebutuhan beras di masing-masing gerai dapat terpenuhi.

Bulog mencatat, penyaluran beras SPHP ke 107 gerai KDKMP telah terealisasi 100% dengan total volume mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton. Jumlah tersebut setara dengan 10.700 kemasan beras berukuran 5 kilogram.

Penyaluran tersebut tersebar di tujuh provinsi. Jawa Tengah menjadi wilayah dengan jumlah gerai penerima terbanyak, yakni 47 gerai, disusul Jawa Timur sebanyak 42 gerai.

Sementara itu, penyaluran di Lampung menjangkau lima gerai. Adapun DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan masing-masing menerima penyaluran untuk empat gerai. Satu gerai lainnya berada di Banten.

Bulog juga tengah melanjutkan pemenuhan kebutuhan beras SPHP untuk 1.250 titik Kopdes Merah Putih. Setelah itu, jangkauan penyaluran ditargetkan dapat diperluas secara bertahap hingga 8.000 titik.

Namun, perluasan distribusi tersebut akan mempertimbangkan kesiapan operasional koperasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta penugasan pemerintah. 

“Artinya, penambahan titik penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kesiapan masing-masing gerai,” lanjut Rizal. 

Baca Juga: Perluas Pasar di Sumatra, OMODA dan JAECOO Buka Dealer Baru di Lampung

Selain untuk penjualan beras SPHP, KDKMP juga mulai dimanfaatkan sebagai titik penyerahan bantuan pangan. Hingga 13 Oktober 2026, sebanyak 28 gerai di lima provinsi telah digunakan untuk penyerahan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.

Sebarannya meliputi 16 gerai di Jawa Timur, lima gerai di Jawa Barat, empat gerai di Jawa Tengah, dua gerai di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan satu gerai di Sulawesi Selatan.

Dalam penyaluran bantuan pangan, Bulog tetap melakukan verifikasi identitas dan kesesuaian data penerima manfaat. Sementara itu, jika gerai Kopdes Merah Putih belum siap menjadi titik penyerahan bantuan, Bulog tetap menggunakan mekanisme distribusi reguler.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya menyatakan, Kopdes Merah Putih dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi desa sekaligus menjadi saluran berbagai program pemerintah. 

Program yang dapat disalurkan melalui koperasi antara lain pupuk bersubsidi, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan beras, beras SPHP, LPG 3 kilogram, minyak goreng, hingga alat dan mesin pertanian. “KDKMP dibangun agar perekonomian tumbuh di desa,” ujar Zulhas.

Dalam kesempatan sebelumnya, Zulhas menyebut sebanyak 8.000 koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) akan beroperasi secara bertahap mulai hari ini, Kamis (15/10/2026). 

Baca Juga: Perluas Pasar di Sumatra, OMODA dan JAECOO Buka Dealer Baru di Lampung

Zulhas mengatakan hingga saat ini sudah ada 29.000 KDKMP yang rampung dibangun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.000 KDKMP siap beroperasional secara bertahap mulai besok.

Pemerintah mulai menyiapkan seluruh barang kebutuhan pokok yang akan dijual belikan oleh koperasi ini. Selain itu, pemerintah juga memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti mobil hingga fasilitas pergudangan siap digunakan. 

Jadi yang 8.000 itu akan dilengkapi untuk barang-barang subsidi ada pupuk, gula, minyak goreng, gas LPG. Terus di vek bener truk-truk itu bisa hidup atau engga, di cek ya," jelas Zulhas dalam konferensi pers di Kantornya, Rabu (14/10/2026). 

Pada tahap awal ini, Zulhas juga memita kepada kementerian dan lembaga untuk turut mengawal jalannya operasional serentak KDKMP di seluruh daerah.  "Selama 8 hari ini akan dicek terus, apa yang belum ada dan apa yang sudah," kata Zulhas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×