kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Central Omega bangun smelter tahap dua di 2019


Selasa, 14 Juni 2016 / 18:55 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Setelah pembangunan smelter tahap pertama selesai pada 2017, PT Central Omega Resouce Tbk akan membangun proyek smelter nickel pig iron (NIP) tahap dua pada 2019.

President Director Central Omega Resource Kiki Hadimidjaja menjelaskan, biaya investasi pembangunan smelter tahap II diperkirakan mencapai US$ 390 juta. Sumber dana itu akan berasal dari 30% kas internal perusahaan dan sisanya bersal dari pinjaman bank.

"Tahap dua lebih mahal karena kami menggunakan teknologi RKEF, bukan lagi blast furnance. Teknologi itu lebih maju, jadi biayanya lebih mahal," kata Kiki, Rabu (14/6).

Selain dengan menggunakan menggunakan teknologi RKEF, pada tahap kedua, perusahaan juga berniat untuk membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 150 Megawatt dengan energi gas. 

"Di tahap satu, kan, kami membangun pembangkit listrik juga. Tapi kapasitasnya kecil hanya 3 Megawatt dengan energi batubara," kata Kiki.

Kiki menambahkan, pembangkit listrik dibutuhkan karena oprasional teknologi RKEF ini membutuhkan daya listrik yang besar. Ini berbeda dengan teknologi blast furnance yang oprasionalnya menggunakan kokas sebagai penggerak mesin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×