kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45889,80   -6,05   -0.68%
  • EMAS1.327.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dealer Hyundai dan Wuling Ini Belum Terapkan Insentif PPN DTP Pembelian Mobil Listrik


Senin, 03 April 2023 / 19:30 WIB
Dealer Hyundai dan Wuling Ini Belum Terapkan Insentif PPN DTP Pembelian Mobil Listrik
ILUSTRASI. Ruang pamer?Hyundai City Store?di Aeon Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi memberlakukan insentif pemotongan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian mobil listrik mulai 1 April 2023. Namun, sejumlah dealer di Jakarta belum menerapkan insentif tersebut terhadap produk mobil listrik yang dijualnya.

Asal tahu saja, kebijakan insentif PPN ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 38 Tahun 2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2023.

Dalam beleid tersebut, pemerintah memberikan diskon PPN sebesar 10% untuk pembelian satu unit mobil listrik. Alhasil, konsumen hanya perlu membayar PPN sebesar 1% saja ketika membeli kendaraan tersebut.

Baca Juga: Soal Insentif PPN DTP Kendaraan Listrik, Begini Kata Ekonom

Berdasarkan penelusuran KONTAN di Hyundai City Store Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang dijual di sana belum dikenakan insentif PPN seperti yang diamanatkan pemerintah.

“Sekarang masih pakai harga lama. Kami masih tunggu arahan dari kantor pusat (Hyundai Motors Indonesia),” ujar salah satu karyawan Hyundai City Store Lotte Shopping Avenue yang tidak ingin disebut namanya, Senin (3/4).

Walau begitu, ia bilang, para konsumen tetap bisa mengajukan surat pemesanan kendaraan (SPK) Ioniq 5 yang diinginkan. Memang, untuk sekarang konsumen masih dikenakan harga Ioniq 5 yang lama. Tetapi, ketika insentif PPN sudah cair, maka konsumen berhak mendapatkan refund atas selisih harga pembelian lama dengan harga pembelian baru pasca diskon PPN.

Permintaan terhadap Hyundai Ioniq 5 cukup tinggi. Bahkan, konsumen harus Bersiap inden sekitar 6 bulan, baik untuk pembelian secara tunai ataupun kredit. “Konsumen yang beli Ioniq 5 tanpa insentif pun cukup banyak di sini,” kata karyawan tersebut.

Sementara itu, dealer Wuling Motors di Kramat Jati, Jakarta Timur juga belum mengimplementasikan insentif PPN untuk mobil listrik Wuling Air ev yang dijualnya. Pihak dealer tersebut masih menunggu petunjuk teknis dan sosialisasi insentif PPN terhadap mobil listrik.

Terlepas dari itu, permintaan terhadap Wuling Air ev tergolong tinggi di dealer tersebut. Para konsumen bahkan tidak perlu menunggu ketika membeli unit Wuling Air ev. “Kami tidak ada inden, karena stoknya ada terus,” kata Tiara, karyawan Dealer Wuling Motors Kramat Jati, Senin (3/4).

Ia juga bilang, pihaknya memberikan banyak pilihan bagi konsumen yang hendak mencicil Wuling Air ev. Cicilan untuk produk tersebut dapat melalui BCA, BSI, dan beberapa bank himbara lainnya.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Beri Diskon PPN Untuk Pembelian Mobil Listrik

Dihubungi secara terpisah, Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors sepakat bahwa saat ini Wuling Air ev dalam kondisi ready stock. Alhasil, para konsumen dapat segera menghubungi jaringan dealer Wuling terdekat untuk melakukan pemesanan mobil listrik tersebut.

Wuling tentu menyambut positif hadirnya insentif PPN pembelian mobil listrik yang baru saja diberikan oleh pemerintah.

“Kami akan terus memonitor pergerakan permintaan masyarakat setelah pemberlakuan insentif ini agar dapat melakukan penyesuaian jika diperlukan,” pungkas dia, Senin (3/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×