kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Depdag Buka ITPC di Korea Selatan


Senin, 01 Juni 2009 / 14:42 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski krisis finansial masih melilit dunia, hal itu tidak menghalangi niat Departemen Perdagangan (Depdag) untuk membuka pasar baru di sejumlah negara. Departemen yang dipimpin oleh Mari Elka Pangestu ini tengah berupaya menggenjot ekspor non migas ke berbagai negara potensial. Salah satunya Korea Selatan (Korsel).

"Prospeknya sangat bagus . Korsel juga merupakan negara tujuan ekspor Indonesia ke-7. Mereka juga mampu mengatasi krisis ekonomi global dengan baik, " tegas Bachrul Chairi, Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), Departemen Perdagangan, Senin (1/5) di Jakarta.

Terkait hal tersebut, Depdag berupaya memfasilitasi pengusaha Indonesia yang ingin merambah pasar Korsel dengan meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Busan. Bachrul bilang, Busan merupakan kota dagang terbesar ke-2 di Negeri Ginseng tersebut. "Keberadaan ITPC sangat diperlukan untuk memfasilitasi hubungan dagang dunia usaha Indonesia dan Korsel yaitu dengan melakukan pemasaran komoditi ekspor Indonesia di luar negeri," tegasnya.

Menurut catatan Depdag, terdapat sepuluh produk ekspor nonmigas utama Indonesia ke Korsel. Beberapa diantaranya yakni coal & briquettes, cooper ores, chemical wood pulp, chemical wood pulp, natural rubber, dan masih banyak lagi lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×